Pengamat Tanggapi Kesiapan Indonesia Menjadi Tuan Rumah Olimpiade 2036

Pengumuman yang 'mengejutkan'
Peneliti isu politik dan sejarah Indonesia di Australia-Indonesia Centre Dr Jemma Purdey menilai, ada alasan tersendiri mengapa pengumuman yang tersebar di media sosial ini tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
"Jelas sekali audiens [yang menyaksikan] adalah warga domestik dan mungkin ia [Jokowi] ingin membangun sentimen positif yang menurutnya ada di masyarakat karena kesuksesan G20," ujarnya.
"[Tapi] tentang mengapa ia [menawarkan Indonesia untuk menjadi tuan rumah] Olimpiade saya tidak paham."
Pengumuman ini diakuinya "mengejutkan" karena "pihak administrasi negara masih mencari investasi" untuk pembangunan IKN.
Jemma mengatakan, ia tidak yakin tawaran ini akan dipertimbangkan mengingat insiden di Kanjuruhan.
"Saya hanya bisa membayangkan tragedi Kanjuruhan dan [bagaimana] respon pemerintah setempat yang mungkin tidak membuat tawaran Indonesia untuk menjadi tuan rumah ajang olahraga besar ... dalam citra yang positif," katanya.
Namun, Anton yang tergabung dalam Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Kanjuruhan mengatakan peristiwa itu "terlalu jauh" dengan ajang Olimpiade yang baru akan digelar 14 tahun lagi tersebut.
"Sudah enggak ada kaitannya kalau 2036," katanya.
Presiden Joko Widodo telah mengatakan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2036, namun pakar olahraga menilai wacana ini hanyalah
- Eks KSAL Ini Anggap Gibran bin Jokowi Tak Memenuhi Kriteria Jadi Wapres RI
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
- Roy Suryo Ungkap Ironi Laporan Jokowi, Dilayangkan Saat Hari Keterbukaan Informasi
- Gus Din Apresiasi Jokowi Membuat Laporan ke Polisi Soal Ijazah Palsu
- 5 Berita Terpopuler: Ada Uang Setoran Masuk, Banyak NIP CPNS & PPPK Terbit, Memalukan dan Tidak Elegan
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina