JPNN.com

Pengendalian Karhutla Berbasis Tapak, KLHK Menyerahkan Kebun Bibit Desa di Dosan

Kamis, 15 Oktober 2020 – 16:00 WIB
Pengendalian Karhutla Berbasis Tapak, KLHK Menyerahkan Kebun Bibit Desa di Dosan - JPNN.com
Kepala BPDASHL Indragiri Rokan, Tri Esti Indrarwati, menyerahkan KBD dari KLHK kepada kelompok masyarakat, disaksikan Gubernur Riau dan para pihak. Foto: dok KLHK

jpnn.com, SIAK - Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (KLHK) diwakili Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS) Indragiri Rokan, Ir. Tri Esti Indrarwati menyerahkan Kebun Bibit Desa (KBD) kepada penghulu kampung Dosan, Siak, Riau.

Penyerahan KBD ini merupakan bagian penting dari pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berbasis tapak. Melalui KBD, dilakukan pemberdayaan masyarakat sehingga mereka memiliki alternatif mendapatkan kesejahteraan ekonomi.

Dengan partisipasi dan kerja kolaboratif ini diharapkan pencegahan karhutla dapat dilakukan secara permanen.

''Penyerahan KBD ini merupakan upaya KLHK untuk memberdayakan masyarakat sekitar hutan, sehingga mereka dapat lebih sejahtera dan lingkungan sekitar terjaga,'' kata Esti dalam acara serah terima, Rabu (15/10).

KBD merupakan unit persemaian sederhana yang dibangun UPT Ditjen PDASHL di Desa secara swakelola. Hal ini dilatarbelakangi tingginya kebutuhan masyarakat terhadap jenis-jenis tanaman kayu dan serbaguna (MPTS)untuk ditanam di lahan-lahan kritis, kosong, telantar, atau lahan non produktif yang ada di desa.

Pada 2020 di wilayah kerja BPDASHL Indragiri Rokan ditargetkan pembangunan KBD sebanyak 20 unit. Lokasi KBD tersebar di 20 desa/nagari/kampung di 6 kabupaten, yaitu Kabupaten Siak, Kampar, Pelalawan, Inhu, Sijunjung, dan Kabupaten Pasaman (Sumbar).

Per unit KBD menyiapkan bibit minimal 40.000 batang, sehingga total untuk wilker BPDASHL Inrok ada 800.000 batang bibit KBD dari total 20 unit KBD yang dibangun. Setiap KBD mendapatkan alokasi dana Rp100 juta.

''Jenis bibit bervariasi tergantung minat masyarakat. Untuk di Dosan jenis bibitnya Jengkol, Petai, Cempedak, Pinang, Durian, Matoa dengan total keseluruhan 40 ribu batang. Disini pengelola KBD, semuanya merupakan perempuan-perempuan pegiat lingkungan,'' kata Esti.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
natalia