Pengganti Dirut Pertamina Harus Sosok yang Kuat

Pengganti Dirut Pertamina Harus Sosok yang Kuat
Pengganti Dirut Pertamina Harus Sosok yang Kuat

jpnn.com - JAKARTA – Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiwan sudah memutuskan mundur dari jabatannya per 1 Oktober nanti. Lalu seperti apa sosok yang tepat menduduki kursi nomor satu di BUMN migas itu? Menurut pengamat energi dari Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria, dirut yang ditunjuk nanti haruslah orang yang kuat dan bisa diterima di segala lapisan.

Pasalnya, Sofyano mencatat, ada beberapa tantangan berat yang harus diemban dirut yang baru nantinya. "Tantangan itu di antaranya harga jual elpiji tabung 12 kg yang jauh di bawah harga keekonomian," sebutnya, Rabu (20/8/2014).

Pertamina berulang kali mengajukan kenaikan harga elpiji 12 kg, namun selalu ditolak pemerintah. Padahal, elpiji 12 kg bukan komoditas yang disubsidi.

elain elpiji, Pertamina juga dihadapkan pada problem BBM subsidi yang berdampak terhadap peran Pertamina, masalah pembelian BBM dan minyak mentah untuk kebutuhan BBM PSO, maksimalisasi kilang pertamina dan banyak hal lainnya yang akan jadi PR dirut dan direksi baru nantinya," papar dia.

Sementara itu, menyangkut keputusan Karen untuk mundur itu, Sofyano menilai sebagai keputusan yang luar biasa. Sebab di saat begitu banyak orang yang berusaha dan berupaya keras dengan segala macam cara untuk bisa jadi dirut BUM , ternyata karen malah meminta mundur.

"Ini termasuk hebat, tetapi bisa saja orang menilai sebagai sesuatu yang aneh dan mungkin menduga ada sesuatu yang membuat dia meminta mundur," ucapnya. (lum)


JAKARTA – Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiwan sudah memutuskan mundur dari jabatannya per 1 Oktober nanti. Lalu seperti apa sosok yang


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News