Pengikut Dimas Bertahan di Tenda-tenda, Menunggu Perintah Gaib

Pengikut Dimas Bertahan di Tenda-tenda, Menunggu Perintah Gaib
Tenda-tenda para pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Foto: Jawa Pos/Radar Bromo/JPNN.com

jpnn.com - DIMAS Kanjeng Taat Pribadi telah berstatus sebagai tersangka kasus pembunuhan dan penipuan. Namun, masih banyak pengikutnya bertahan di tenda-tenda di sekitar Padepokan. Kebanyakan menunggu pencairan uang yang dijanjikan guru spiritual mereka itu. 

KARDONO SETYORAKHMADI, Probolinggo

MIRIP bumi perkemahan di Cibubur. Kesan itulah yang muncul begitu memasuki kompleks Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Jawa Timur. 

Terdapat sedikitnya 74 pondok beratap tenda-tenda terpal di lahan 4 ribu meter persegi yang dihuni ribuan pengikut padepokan itu. 

Ada yang dibangun dengan arsitektur tradisi Bali dan ada yang dimodel seperti pondok bambu. 

Di padepokan itu, ada dua lapangan yang menjadi lokasi tenda-tenda tersebut. Yang satu masih di-police line, dekat dengan rumah Dimas Kanjeng. 

Seluruh aktivitas para pengikut padepokan pun dipusatkan di deretan tenda di lapangan kedua. Di tempat itulah sekitar 3 ribu orang ’’mondok’’ sementara sambil menunggu pencairan uangnya yang digandakan di padepokan. 

Sebagai pemondokan sementara, tempat itu juga dilengkapi fasilitas umum yang bisa dipakai untuk keperluan sehari-hari penghuninya. 

DIMAS Kanjeng Taat Pribadi telah berstatus sebagai tersangka kasus pembunuhan dan penipuan. Namun, masih banyak pengikutnya bertahan di tenda-tenda

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News