Penjelasan Dirjen GTK soal Peluang Lulusan PPG Prajabatan jadi Guru ASN, Alhamdulillah
jpnn.com - JAKARTA - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbudristek Nunuk Suryani memastikan penyaluran kebutuhan guru nasional dapat terpenuhi secara proporsional melalui pemanfaatan skema Ruang Talenta.
"Pemerintah daerah ketika membutuhkan guru saat itu juga, saat ada mutasi, pindah atau meninggal, cukup melihat Ruang Talenta," kata Prof Nunuk Suryani dalam keterangan di Jakarta, Selasa (7/11).
Prof Nunuk menjelaskan Ruang Talenta untuk Guru merupakan program pendataan guru dan tenaga pendidikan nasional berbasis digital yang dikembangkan secara mandiri instansinya.
Pendataan tersebut mencakup guru honorer lulusan pendidikan profesi guru (PPG) prajabatan dan calon guru aparatur sipil negara (ASN) yang ketersediaannya sesuai proyeksi kebutuhan.
Dia mencontohkan pihaknya menyiapkan 3.000 calon guru ASN untuk disalurkan ke Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Penyaluran tersebut dilakukan sebagaimana permintaan Pemerintah Kabupaten Wonosobo sesuai dengan kebutuhan karena pada tahun ini 3.000 guru di daerah itu pensiun.
Prof Nunuk menjelaskan secara nasional data kebutuhan guru di sekolah negeri saat ini 2.161.791 orang terkonfirmasi melalui Ruang Talenta.
Dari jumlah tersebut, pihaknya mengonfirmasi akan diisi 1.294.422 atau 60 persen oleh total ASN, kemudian guru dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) rekrutmen 2021 sebanyak 293.860 orang.
Ruang Talenta: Dirjen GTK Nunuk Suryani mengatakan semua lulusan PPG Prajabatan dinyatakan memenuhi syarat jadi calon guru ASN.
- Info Terbaru Perjuangan PPPK, P3K PW, dan Downgrade, Sinyal Positif, Alhamdulillah
- Rakornas PTKNI Dorong Percepatan Penataan ASN PPPK & Peralihan Menjadi PNS
- PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas, Faisol: Kebijakan Macam Apa Itu
- Kemendagri Ditantang Buka Data Pemda yang Tidak Mampu Menggaji PPPK & P3K PW
- Honorer K2 Mulai Mengabdi 2015 ke Bawah Masuk Daftar CASN 2026
- Serahkan SK CPNS dan PPPK, Gubernur Dominggus: Tidak Boleh Ada yang Protes
JPNN.com




