Penuhi Standar FIFA, Bali United Tak Sabar Jajal Rumput Lapangan Trisakti Legian

Penuhi Standar FIFA, Bali United Tak Sabar Jajal Rumput Lapangan Trisakti Legian
Suasana latihan skuad Serdadu Tridatu saat menggelar latihan di lapangan Trisakti, Legian, Kuta, beberapa waktu lalu. (Alit Binawan/Radar Bali)

jpnn.com, DENPASAR - Revitalisasi Stadion Kapten Wayan Dipta dan empat lapangan penunjang akhirnya kelar. Rencananya bulan ini lapangan berstandar FIFA itu akan diserahkan ke pemerintah daerah.

Empat lapangan penunjang untuk Piala Dunia U-20 tahun 2023 mendatang itu antara lain Stadion Ngurah Rai, Stadion Kompyang Sujana, Lapangan Gelora Trisakti, Legian, dan lapangan Gelora Samudra, Kuta.

Bali United sendiri tak sabar menjajal rumput lapangan Stadion Kapten Dipta maupun lapangan Trisakti yang kerap digunakan Fadil Sausu dkk untuk latihan.

Sesuai rencana, Bali United bakal kembali memulai latihan awal Agustus selepas pemberlakuan PPKM Level 4.

Lapangan Trisakti bakal menjadi tempat latihan anak asuh Stefano Teco Cugurra. Kondisi rumput lapangan sudah memenuhi standar FIFA.

Kerataan lapangan juga lebih bagus dari sebelumnya. Maklum sebelum dilakukan revitalisasi, ada bagian-bagian lapangan yang tidak rata.

“Saya belum melihat fasilitasnya. Tapi ketika selesai, pasti Bali United mau pakai lagi di (lapangan) Trisakti,” ujar Coach Teco dikutip dari Radarbali.id.

Kapan latihan?  “Mungkin 3 Agustus setelah PPKM. Ketika balik latihan, sudah mulai latihan lagi disana. Harapannya semoga bisa segera digunakan,” bebernya.

Pasca revitalisasi, skuad Bali United tak sabar menggelar latihan di lapangan Trisakti, Legian yang rumputnya diklaim memenuhi standart FIFA.