Penyakit Tifus Rentan Memicu Stres?

Penyakit Tifus Rentan Memicu Stres?
Stres. Ilustrasi.

jpnn.com - Penyakit demam tifoid yang biasa disebut tifus atau tipes merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai. Sebab, jenis penyakit ini tak hanya menyebabkan penderitanya jadi lemas dan kesulitan untuk berkonsentrasi, tetapi juga rentan memicu stres. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Untuk mengetahuinya, Anda perlu memahami lebih jauh seputar penyakit yang menyerang saluran pencernaan ini.

Penyembuhan demam tifoid

Dijelaskan oleh dr. Nabila Viera Yovita dari KlikDokter, demam tifoid atau tifus merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri Salmonella typhi. Gejala yang muncul bisa berupa demam, sakit kepala, nyeri sendi, sakit tenggorokan, sembelit, penurunan nafsu makan dan nyeri perut.

Saat seseorang terkena tifus, terkadang timbul rasa nyeri saat berkemih dan terjadi batuk serta pendarahan dari hidung. Untuk masa penyembuhannya pun bisa berbeda-beda.

“Masa penyembuhan tifus tergantung dari aktivitas dan diet yang dilakukan. Jadi, bila Anda atau anggota keluarga ada yang terkena tifus, lebih baik menghindari aktivitas yang terlalu berat,” jelasnya.

Nama tifoid sendiri berasal dari penampakan penderita tifus yang terlihat seperti terkena angin taifun karena kesadarannya berkurang atau sulit berkonsentrasi. Hal ini disampaikan oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter.

Masa penyembuhan penyakit ini bisa dibilang cukup memakan waktu karena memiliki siklus yang panjang. Oleh sebab itu, diperlukan penanganan yang tepat, termasuk dari pihak medis.

Tifus merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri Salmonella typhi. Gejala yang muncul bisa berupa demam, sakit kepala, nyeri sendi, sembelit dsb.

Sumber klikdokter

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News