Penyerangan Pos TNI Dilakukan Terencana, 4 Prajurit Tewas

Penyerangan Pos TNI Dilakukan Terencana, 4 Prajurit Tewas
Pangdam Kasuari, Kapolda, dan Gubernur Papua Barat saat meninjau Posramil Kisor Maybrat, usai penyerangan yang dilakukan sekelompok orang yang menewaskan empat anggota TNI AD. Foto: ANTARA/HO-Penerangan Korem 181/PVT Sorong

jpnn.com, SORONG - Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tomagogo Sihombing menyebutkan penyerangan Posramil Kisor Maybrat oleh sekelompok orang tidak dikenal yang mengakibatkan empat prajurit TNI AD meninggal dunia dilakukan terencana.

"Saya pastikan bahwa kasus ini terjadi dengan kasus perencanaan pembunuhan yang berakibat matinya orang lain," kata Kapolda Irjen Pol Tomagogo Sihombing, Senin.

Dia mengatakan telah meninjau tempat kejadian perkara bersama Pangdam Kasuari dan Gubernur Papua Barat untuk betul-betul memastikan penanganan yang dilakukan oleh pihak kepolisian bersinergi dengan aparat TNI dalam hal ini Kodam XVIII/Kasuari, Korem 181/PVT guna melakukan pengungkapan kasus apakah sudah berjalan dengan baik proses penyidikan dan penyelidikan.

"Saya meninjau langsung ke TKP, untuk memastikan bahwa TKP ini akan bersuara, akan membuktikan apa yang terjadi. Dari pembuktian-pembuktian yang kami kumpulkan itu, akan kami sampaikan kepada publik bahwa telah terjadi kasus penyerangan yang berakibat matinya anggota-anggota terbaik bangsa," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa dalam kasus ini, penyidik sudah melakukan sesuatu proses penyidikan yang sudah sesuai dengan kriteria dan prosedur hukum yang berlaku.

"Saya pastikan bahwa kasus ini terjadi dengan kasus perencanaan pembunuhan yang berakibat matinya orang lain. Rencana pembunuhan ini juga berdampak kepada situasi yang terjadi di wilayah Kampung Kisor ini, dan wilayah Papua Barat pada umumnya," kata kapolda.

Dia memastikan pelaku semua akan diungkap satu per satu.

"Satu orang yang sudah dipastikan sebagai pelaku dan sudah dikembangkan, dan sudah kami kantongi nama-nama pelaku lainnya," katanya.

Penyerangan Posramil Kisor Maybrat oleh kelompok separatis teroris yang mengakibatkan empat prajurit TNI AD meninggal dunia dilakukan terencana.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News