Perampok Beraksi, Penjaga Ruko Disekap, Rp178 Juta Dibawa Kabur

Perampok Beraksi, Penjaga Ruko Disekap, Rp178 Juta Dibawa Kabur
Perampok bersenjata. Ilustrasi: Jawa Pos Radar Solo

"Saya dijaga sama satu orang, posisi saya setelah diikat terlungkup dan diduduki satu orang yang menjaga saya itu," ucapnya.

Pada saat dalam kondisi terikat dan dalam ancaman, kawanan perampok itu menanyakan dimana tempat penyimpanan uang kepada Basri. Lagi-lagi karena dalam kondisi tertekan, Basri memberi tahu bahwa tempat penyimpanan uang berada di lantai atas.

"Satu menjaga saya di bawah. Sementara dua orang lagi langsung naik ke atas. Diatas mereka sekitar dua puluh menit, kemudian langsung keluar," tuturnya.

Setelah memastikan kawanan perampok itu telah pergi, Basri kemudian berusaha untuk melepaskan ikatan yang ada di kakinya tersebut. Ikatan itu pun akhirnya terlepas, sementara tangannya masih terikat kencang.

"Saya datang ke pos sekuriti. Ikatan di tangan saya dipotong pakai pisau. Setelah itu baru kasi tahu sama pak Arisman. Dia bos saya," imbuhnya.

Ruko itu kata Basri tidak selalu ditempati bosnya. Meski memang beberapa kali bosnya mengingap di sana. "Tidak selalu di sini. Tetapi sering juga di sini," katanya.

Sementara itu, Kanit Buser Polsek Batamkota Ipda Mega Satria membenarkan adanya kejadian ini. Setelah mendapatkan laporan itu, pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian untuk dilakukan olah Tempat Kejadian Perakara (TKP).

"Mereka membawa kabur satu buah berangkas setinggi tiga meter. Pengakuan managernya, di dalam berangkas itu berisi uang sekitar Rp178 juta, empat buah BPKP mobil dan surat tanah," ucapnya.

Salah satu ruko yang berada di Komplek Anggrek Sari, Batamkota, Kepulauan Riau, menjadi sasaran aksi perampokan, Senin (22/5) pagi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News