Selasa, 20 Agustus 2019 – 05:33 WIB

Perawatan Busway Masih Buruk

Selasa, 02 Agustus 2011 – 05:00 WIB
Perawatan Busway Masih Buruk - JPNN.COM

BUS Transjakarta belum aman bagi penggunanya. Buktinya, kasus kecelakaan hingga bus terbakar masih kerap terjadi. Kasus terakhir, Transjakarta dengan nomor polisi B 7024 IX yang biasa beroperasi di koridor III Kalideres-Harmoni terbakar di dekat perempatan lampu merah Grogol, Jakarta Barat, Senin (1/8). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Salah seorang penumpang, Reza Indragiri (45), mengatakan saat insiden itu terjadi penumpang sempat mencium bau menyengat seperti plastik terbakar. 10 menit kemudian timbul asap dan api yang menyembur ke luar dari mesin.

Kondisi itu membuat penumpang langsung teriak memberitahu sopir, yang selanjutnya menghentikan kendaraan. Sekitar 30 orang penumpang pun langsung berhamburan ke luar untuk menyelamatkan diri. “Setahu saya tidak ada korban. Sebab sebelum api membesar penumpang sudah pada turun, dan tak lama mobil pemadam datang untuk memadamkan api,” kata Reza.

Wakasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Kristanto, saat dihubungi menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti terbakarnya bus tersebut. Tapi untuk sementara diduga akibat korslet pada bagian mesin yang saat itu dikemudikan Alex. Saat ini sopir itu juga sedang dimintai keterangan di kantor Samsat, Daan Mogot.

“Pastinya kami belum tahu apa penyebabnya karena masih dalam tahap penyelidikan kami. Tapi kuat dugaan ada salah satu kabel atau mesin lainnya yang korslet,” jelasnya.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nur Afni Sajim, mengaku heran dengan kerapnya Transjakarta mengalami kebakaran. Bahkan, jika dibanding bus-bus kota lain tingkat kebakaran Transjakarta jauh lebih tinggi. Harusnya, evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap angkutan massal kebanggan warga ibu kota tersebut. "Peristiwa ini harus dijadikan pelajaran, caranya melalui evaluasi terhadap kondisi fisik seluruh bus Transjakarta," ujarnya.

Kepala BLU TransJakarta Muhammad Akbar, mengakui sejumlah armada Transjakarta sering mengalami kerusakan. Untuk itu, ia berjanji mempelajari penyebab kerusakan yang terjadi tersebut. "Termasuk peristiwa terbakarnya Tranjakarta di Grogol ini," ujarnya.

Akbar memaparkan, awalnya asap terlihat dari arah belakang. Bus pun segera diberhentikan, sementara penumpang dibantu warga sekitar segera dievakuasi. Kaca-kaca bus pun dipecahkan untuk mempercepat proses evakuasi. "Kami belum bisa memastikan yang terbakar itu bagian mesin atau perkabelannya," papar Akbar.

Akbar menuturkan pihaknya sempat meminta bantuan dinas damkar untuk ikut memadamkan lantaran api membesar. Bus kemudian dibawa ke pangkalan bus di Rawabuaya. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Pramudi kami, Alex N, sudah berusaha untuk memadamkan api. Tapi asap yang keluar cukup besar jadi kami minta bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dari dinas damkar setempat," tandasnya. (wok)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar