Percepatan Transformasi Digital, Kominfo Gandeng Asosiasi Healthteach Indonesia

Percepatan Transformasi Digital, Kominfo Gandeng Asosiasi Healthteach Indonesia
Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Foto: kominfo.go.id

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah mendorong pengembangan solusi kesehatan melalui teknologi digital untuk meningkatkan efektifitas, efisiensi, serta peningkatan mutu pelayanan.

Selain telemedicine, penerapan teknologi digital juga telah digunakan pada sistem komputasi BPJS kesehatan, serta penerapan sistem terpadu rekam medis elektronik di rumah sakit.

Ketua Healthtech Indonesia, Gregorius Bimantoro menambahkan, banyak startup bidang kesehatan terus bertumbuh.

Pada 2018, baru ada 40 startup bidang kesehatan yang bergabung di AHI.

Kini sudah bertambah menjadi 120 startup kesehatan. Namun para startup ini memiliki kendala koneksi dengan bidang unit pelayanan kesehatan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara, dr. Latifa Hesty Purwaningtyas berpendapat di tengah berkembangnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, informasi yang cepat dan akurat semakin menjadi kebutuhan utama, baik untuk pemerintah, para pengambil keputusan maupun masyarakat layanan kesehatan pada khususnya.

“Dengan digitalisasi maka kita akan mengurangi file-file yang menggunakan kertas. Dengan digitalisasi data akan lebih aman. Bagaimanapun rekam medis adalah data pribadi pasien. Di era digital ini semua serba efisien dengan teknologi informasi,” seru Latifa.(chi/jpnn)

Pandemi telah mendorong pesatnya pemanfaatan teknologi digital dan percepatan transformasi digital di masyarakat.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News