Perebutan Cawapres Prabowo, Gerindra Belum Punya Solusinya

Perebutan Cawapres Prabowo, Gerindra Belum Punya Solusinya
Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Koalisi yang sedang dibangun Gerindra, PAN, PKS dan Demokrat diprediiksi akan terbentur saat menentukan sosok calon wakil presiden. Terlebih masing-masing partai kukuh menginginkan kadernya sebagai pendamping Prabowo Subianto.

Setidaknya dua partai, PAN dan PKS masih kukuh dengan nama-nama kader terbaiknya. Demokrat yang punya bergaining cukup tinggi diperkirakan juga menginginkan posisi tersebut. Namun Partai Gerindra belum punya jalan tengahnya.

Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Ahmad Muzani ketika ditanya mengenai solusi untuk menengahi keinginan masing-masing partai yang akan menjadi teman koalisinya itu hanya berharap ada keikhlasan untuk posisi cawapres Prabowo.

“Harus ada kerelaan dari partai-partai. Kalau enggak ada ya repot. Tapi tentu harus ada pengertian dan harus ada take and give,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Kamis (26/7).

Saat ditanya antisipasi dari partai berlambang kepala burung garuda bila ada koalisi yang tidak puas, Muzani tidak memberikan jawaban yang lebih spesifik.

“Sebagai kemungkinan ya bisa saja (ada yang tak puas), tapi rasanya tidak. Karena persahabatan dan pertalian dalam perjuangan ini sudah sangat jauh dan kami sudah memgikatkan pertalian emosi dan semangat bahwa negara ini harus diselamatkan dan kita memiliki rasa tanggung jawab itu,” kata wakil ketua MPR itu.

Namun demikian ketika ditanya apakah sudah ada pembicaraan berbagai kekuasaan di antara partai-partai yang ada, Muzani mengaku sudah meskipun masih berupa embrio.

“Sebagai embrio sudah, power sharing dan segala macam. Ini kan ya namanya kekuasaan itu, berbagi kekuasaan dan tanggung jawab menyelesaikan persoalan bangsa itu biasa," pungkasnya.(fat/jpnn)


Koalisi yang sedang dibangun Gerindra, PAN, PKS dan Demokrat diprediiksi akan terbentur saat menentukan sosok calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News