JPNN.com

Peringkat Perguruan Tinggi Berdasar Kinerja Penelitian, UI tak Masuk 10 Besar

Rabu, 20 November 2019 – 07:02 WIB Peringkat Perguruan Tinggi Berdasar Kinerja Penelitian, UI tak Masuk 10 Besar - JPNN.com
Menteri Riset Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro mengumumkan peringkat perguruan tinggi berdasar kinerja penelitian. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Riset Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN) mengumumkan hasil penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi untuk periode 2016-2018.

Berdasarkan analisis terhadap data yang telah diverifikasi, terdapat 47 perguruan tinggi masuk dalam kelompok Mandiri, 146 perguruan tinggi kelompok Utama, 479 perguruan tinggi kelompok Madya, dan sebanyak 1.305 perguruan tinggi kelompok Binaan.

Jumlah kontributor sebanyak 1.977 perguruan tinggi, meningkat dari periode tahun 2013-2015 yang hanya mencapai 1.447 perguruan tinggi.

Menristek/Kepala BRIN Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengungkapkan, ada 10 besar perguruan tinggi dengan kinerja tertinggi.

Peringkat pertama Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, disusul Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Andalas Padang.
Peringkat berikutnya, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Udayana.

Sedangkan Universitas Indonesia (UI) merosot ke posisi 12. Di atasnya, peringkat 11, Universitas Brawijaya.

Selain itu, Menteri Bambang mengungkapkan, terdapat 21 perguruan tinggi yang berhasil meningkatkan klaster penelitiannya sehingga masuk pada Klaster Mandiri pada periode penilaian tahun 2016-2018, di antaranya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Haluoleo, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Syiah Kuala, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Negeri Padang, Universitas Telkom, Universitas Bina Nusantara, Universitas Tanjungpura, Universitas Kristen Petra, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Pancasila, Universitas Gunadarma, Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Universitas Tarumanagara, dan Universitas Negeri Medan.

Penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi untuk periode tahun 2016-2018 dilakukan berdasarkan data yang sudah dikumpulkan masing-masing perguruan tinggi di Sistem Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Simlitabmas).

Menteri Bambang menjelaskan, penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi berdampak kepada kuota anggaran penelitian, pengelolaan dana desentralisasi sesuai dengan rencana induk penelitian masing-masing perguruan tinggi, peta kebutuhan program penguatan kapasitas per klaster, dan mekanisme pengelolaan penelitian.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...