Perkebunan Nike

Oleh Dahlan Iskan

Perkebunan Nike
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - TEMPULU DPR kita lagi selalu always: serbasetuju, apa saja. Mumpung pula kita lagi punya presiden yang suka bagi-bagi sertifikat tanah.

Maka ide ini kelihatannya bisa menemukan waktunya yang tepat.

Ini ide lama, tetapi baru satu-dua orang yang sudah saya ajak bicara. Dahulu. Delapan tahun lalu. Menjelang saya expired.

Baca Juga:

Ini juga hasil pemikiran baru dari realitas di lapangan. Bukan teori yang lahir di atas kertas, bahkan bisa jadi inilah jalan baru setelah bertahun-tahun menekuni jalan yang lama. Yang selalu gagal. Yang kegagalan itu akan terus menumpuk menjadi gunung berapi.

Siapa pun presidennya –sejak Indonesia merdeka– hanya terus menambah bara di dalam gunung itu.

Intinya: sudah waktunya PTPN menjadi Nike atau Adidas. Yakni bisa menjadi perusahaan sepatu terhebat di dunia – tanpa perlu punya pabrik sepatu.

Baca Juga:

Waktu itu saya dalam perjalanan dari pabrik gula di Brebes. Akan menuju ke pabrik gula di dekat Semarang. Saya ditemani dirut PTPN waktu itu dan stafnya.

Pabrik gula di Brebes itu sekarang sudah menjadi rest area jalan tol yang sangat menarik. Apalagi kalau bisa sebersih rest area di Salatiga –rest area terbaik saat ini.

Mumpung pula kita lagi punya presiden yang suka bagi-bagi sertifikat tanah. Maka ide ini kelihatannya bisa menemukan waktunya yang tepat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News