Perkuat Domestik, Jawaban Krisis Global

Perkuat Domestik, Jawaban Krisis Global
Perkuat Domestik, Jawaban Krisis Global
”Kondisi daerah yang jauh dari pusat pertumbuhan ekonomi dan jauh dari jangkauan pemerintah pusat membuat kami tertinggal,” kata Bupati Halmahera Timur Rudy Erawan.

Karenanya dia sangat gembira ketika Menko Ekonomi Hatta Rajasa bulan lalu meresmikan pabrik pengolahan bijih nikel menjadi feronikel senilai USD 1,6 miliar (sekitar Rp 15 triliun) di daerah tersebut. Ini merupakan proyek Aneka Tambang (Antam) dan anak perusahaannya, PT Feronikel Halamahera Timur (Feni Heltim) yang masuk dalam MP3EI.

”Proyek besar semacam ini sudah lama kami impikan karena bisa menyerap banyak tenaga kerja lokal dan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Halmahera Timur. Selama ini sumberdaya alam yang ada di daerah ini hanya dikeruk dan dijual ke luar,” kata Rudy Erawan.

Gubernur Maluku Utara Tayib Armain berharap program MP3EI menjadikan daerahnya sebagai pusat pertumbuhan di wilayah Indonesia timur. Sehingga terjadi percepatan pembangunan infrastruktur. Maklum, jalan dan bandara di wilayah ini kondisinya masih memprihatinkan. (dri)

Menko Perekonomian Hatta Rajasa terus memantau krisis utang Eropa yang hingga penghujung tahun 2011 ini masih belum menemukan solusi yang signifikan.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News