JPNN.com

Permintaan KPR Subsidi 2021 Diprediksi Meningkat, BTN Siap Serap Tambahan Kuota FLPP

Rabu, 18 November 2020 – 22:10 WIB
Permintaan KPR Subsidi 2021 Diprediksi Meningkat, BTN Siap Serap Tambahan Kuota FLPP - JPNN.com
Subsidi Selisih Bunga (SSB) untuk mendorong pembiayaan perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah. Foto dok BTN

jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) telah bersiap dalam menyerap tambahan kuota kredit pemilikan rumah (KPR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Direktur BTN Nixon LP Napitupulu menuturkan perseroan sangat mengharapkan adanya tambahan kuota kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi, baik melalui skema FLPP, subsidi selisih bunga (SSB) maupun skema KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

“Kami sangat meyakini permintaan KPR subsidi 2021 akan lebih tinggi dari 2020,” jelas Nixon, Kamis (19/11).

Menurut Nixon, sudah sewajarnya kuota FLPP ditambah karena pertumbuhan di sektor perumahan akan  mendorong naiknya pertumbuhan industri pendukung dan penyerapan tenaga kerja kembali.

“BTN siap menyerap tambahan kuota FLPP,” tegas Nixon.

Seperti diketahui, tingginya minat masyarakat untuk memiliki rumah FLPP membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) melalui Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) berencana menambah kuota penyaluran dana FLPP.

Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan sebelumnya pemerintah menargetkan kuota penyaluran dana FLPP sepanjang tahun ini sebesar 102.500 unit hinian.

Tercatat hingga Rabu (18/11) dana FLPP telah disalurkan sebanyak 102.665 unit senilai Rp10,52 triliun atau sebanyak 100,16% dari target yang ditetapkan pemerintah.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
yessy