Permintaan Rano Karno pun Ditolak

Permintaan Rano Karno pun Ditolak
Si Doel Anak Sekolahan: Opelet dan rumah keluarga si Doel. Foto: Si Doel The Movie

Namun, dia mengakui bahwa pihak keluarga sengaja menyisakan kamar mandi dan sumur untuk tidak dihilangkan. Bahkan, untuk kamar mandi, kondisinya dibiarkan tidak berubah.

Seperti disaksikan Jawa Pos, pintu kamar mandi memang tetap dibuat dari seng tanpa engsel. Juga tanpa kunci. ”Ya buat kenang-kenangan saja,” tuturnya, lantas tersenyum.

Di bagian belakang rumah, jejak kejayaan sinetron yang menceritakan kesuksesan pemuda asli Betawi itu memang masih banyak. Salah satunya ya kamar mandi tersebut, yang sampai sekarang masih digunakan.

Tempat salah satu adegan yang paling dikenang saat Babeh Sabeni berebut buang air dengan Mandra. Atau tempat Atun (Suti Karno) bernyanyi saat dilanda kasmaran dengan Bang Karyo.

Selain kamar mandi, jejak yang masih terlihat adalah sumur. Tempat adegan keluarga Babeh Sabeni mencuci pakaian. Juga lokasi adegan Atun yang sempat dikira tercebur ke sumur. Hanya, kondisinya sudah tidak utuh seperti dulu. Sumurnya sudah ditutup.

Tak lupa, pohon nangka, tempat adegan Atun memanjat dan jatuh, juga masih tegap berdiri di halaman belakang. Ditemani rimbunnya pohon pisang di sekitarnya.

Yang juga tidak luntur adalah pesona rumah tersebut. Bahkan, saat Si Doel direncanakan untuk reborn beberapa tahun lalu, rumah Maya sempat dilirik untuk kembali dijadikan lokasi syuting. Rano Karno dan beberapa orang lain beberapa kali menyampaikan permintaan tersebut.

Namun, keluarga Maya pada akhirnya menolak permintaan itu. ”Banyak yang datang ke sini, termasuk Bang Rano. Tapi, suami saya menolak,” kata dia.

Sisa-sisa kejayaan sinetron legendaris Si Doel Anak Sekolahan yang disutradari Rano Karno masih laris sebagai sasaran berswafoto.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News