Persib Terancam Dicoret

Gara-gara Reklame LPI Raksasa Dipajang

Persib Terancam Dicoret
Persib Terancam Dicoret
Menurut sumber terpercaya di internal Persib, saat ini pihak manajemen dan konsorsium telah menjalin komunikasi dengan manajemen LPI perihal rencana bergabungnya Persib ke LPI. "Persib tinggal menunggu keputusan sanksi dari komdis. Jika benar-benar harus keluar dari LSI, ya keluar saja. Lagi pula pihak LPI sudah siap menampung kita," ujar sumber yang namanya enggan ditulis itu.

Ia menjelaskan, dari segi bisnis Persib lebih dekat dengan Nirwan Bakrie (dari PSSI), namun keberadaan Arifin Panigoro yang merupakan orang asli Bandung membuat Persib lebih cenderung mendekat kepada LPI. "Arifin Panigoro itu kan bobotoh kita, ya jelaslah dia berharap Persib segera gabung di LPI" katanya.

Menanggapi ancaman dari Persib, yang mulai serius ini, PSSI berusaha melunak. Andi Darussalam Tabussala selaku Presiden Direktur Badan Liga Indonesia (BLI) menyatakan akan menampung aspirasi Persib untuk membenahi dunia perwasitan. "Saya akan segera melakukan perbaikan-perbaikan pada tim pengadil lapangan," ujar Andi. Hal ini wajar jika dilakukan PSSI yang meminta Persib meninjau ulang keluar dan hijrah ke LPI. Pasalnya Persib memang saat ini memegang rating tertinggi dari siaran langsung yang ditayangkan Anteve," bebernya.

Selain Persib yang dikabarkan akan segera bergabung dengan LPI, beredar pula kabar yang sama di Jakarta. Kemarin sore, Fauzi Bowo selaku pengelola Persija Jakarta telah mengadakan pertemuan dengan manajemn LPI, untuk membahas nasib Persija. Dikabarkan Persija akan dimergerkan dengan Jakarta 1928 yang saat ini telah bergabung dengan LPI. (wam)

BANDUNG -- Reklame Liga Primer Indonesia (LPI), yang terpajang saat pertandingan Liga Super Indonesia (LSI) Persib lawan Arema, Minggu malam (23/1),

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News