Pertanian di Perbatasan Sebagai Beranda Negara

Pertanian di Perbatasan Sebagai Beranda Negara
SAMBUT PRESIDEN: Ratusan murid SD saat menyambut iring-iringan rombongan Presiden Jokowi yang melintas di Abepura menuju daerah perbatasan RI-PNG di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Selasa (9/5). Ilustrasi : Elfira/Cendrawasih Pos

Untuk mendukung kegiatan pembangunan pertanian di wilayah perbatasan, Kementan terus mendorong pembukaan lahan haru.

Misalnya di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Kementan telah melakukan cetak sawah seluas 5.000 ha.

Sementara di Entikong, Kalimantan Barat, Kementan menargetkan cetak sawah seluas 50.000 ha.

Pembangunan pertanian di wilayah perbatasan juga turut didukung sinergi Kementan dengan kementerian dan lembaga lain.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, misalnya turut memfasilitasi pembangunan bendungan hingga irigasi sebagai sumber pengairan lahan pertanian.

Antara lain bendungan di Yahukimo, Papua yang dibangun dengan anggaran Rp 109,8 miliar dengan kontrak tahun jamak 2012-2016, dan juga bendungan Nuhoa di Nabire yang dibangun dengan anggaran Rp 21,3 miliar dari periode 2012-2017.(Adv/jpnn)


Pemerintah Jokowi – JK telah menetapkan pembangunan wilayah perbatasan sebagai salah satu agenda prioritas kebijakannya.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News