Pertunjukan Teater Hikayat Nenek Moyang di Pahawang jadi Pintu Masuk Ekowisata

Pertunjukan Teater Hikayat Nenek Moyang di Pahawang jadi Pintu Masuk Ekowisata
Hijrah Saputra, Creative Director dari Nusunrise menjelaskan tentang ekowisata yang lahir dari seni pertunjukan. Foto: dok Nusunrise

jpnn.com, LAMPUNG - Hijrah Saputra, Creative Director dari Nusunrise mengatakan seni teater dan budaya lokal bisa bersatu untuk membangkitkan ekowisata, sektor pariwisata yang peduli terhadap ekosistem di bumi

Dia merujuk pada pementasan teater yang pernah digelarnya pada 2022 bertepatan dengan Pahawang Culture Festival 2022.

Festival budaya itu diisi dengan berbagai macam pertunjukan salah satunya Teater Merontje.

Pertunjukan itu berkisah tentang ditemukannya wisata bawah laut Pulau Pahawang yang kemudian ditampilkan dalam malam puncak Pahawang Culture Festival 2022 di Kabupaten Pesawaran pada 2022.

“Setelah pertunjukkan itu mereka mengerti, tidak hanya, orang-orang yang berkecimpung di pariwisata yang akhirnya menikmati hasil yang didapat saat ini. Masyarakat yang memanfaatkan rumahnya menjadi homestay, nelayan juga dapat imbasnya karena hasil lautnya jadi sajian kuliner untuk menjamu para tamu," kata Hijrah.

Menurut Hijrah, para nelayan di Pulau Pahawang, saat ini berhenti menggunakan bom untuk mendapatkan ikan setelah menyaksikan pertunjukkan tentang hikayat nenek moyang tersebut.

“Mereka saat ini jadi penjaga terumbu karang, Pulau Pahawang,” ujar Hijrah.

Ekowisata, wisata yang memahami ekologi lautan, menurut Hijrah, banyak diminati.

Pertunjukan itu berkisah tentang ditemukannya wisata bawah laut Pulau Pahawang yang kemudian ditampilkan dalam malam puncak Pahawang Culture Festival

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News