Pesawat Kepresidenan Jadi yang Pertama Mendarat di Kertajati

Pesawat Kepresidenan Jadi yang Pertama Mendarat di Kertajati
Presiden Jokowi turun dari pesawat kepresidenan di Bandara Kertajati. Foto: Biro Pers Setpres

jpnn.com, MAJALENGKA - Kedatangan pesawat kepresidenan Indonesia-1 di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Kamis (24/5), menjadi pendaratan perdana (historical landing) di bandara yang dibangun di areal seluas 1.800 hektare tersebut.

Pesawat kepresidenan tersebut membawa Presiden Joko Widodo dan rombongan untuk melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Jabar, mendarat di BIJB pukul 09.19 WIB.

Begitu tiba di apron, buru besi tersebut disambut dengan seremoni water salute.

"Alhamdulillah, tadi kita sudah saksikan pendaratan bersejarah karena ini pendaratan resmi yang pertama pesawat turun di Bandara Internasional Kertajati, setelah kemarin memang ada percobaan yang telah dilakukan," kata Jokowi begitu turun dari pesawatnya.

Kehadiran bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Soekarno-Hatta di Jabar, diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat di provinsi dengan jumlah penduduk terbesar. Sekaligus membawa dampak perekonomian yang baik bagi daerahnya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu pun menyampaikan keinginan supaya BIJB dapat diintegrasikan dengan Pelabuhan Patimban yang berjarak kurang lebih 40 kilometer.

Hal itu diharapkan dapat mendukung peningkatan perekonomian di Jawa Barat dengan memberikan kemudahan akses dan pelayanan bagi para investor yang masuk.

"Ini adalah sebuah uji coba yang berhasil, kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi Jawa Barat, dan perusahaan swasta dalam pembangunan Bandara Kertajati ini. Model-model bisnis ini akan kita kembangkan di daerah lain sehingga percepatan pembangunan betul-betul bisa segera dirasakan masyarakat," pungkas Jokowi.

Kedatangan pesawat kepresidenan Indonesia-1 di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, menjadi pendaratan perdana di bandara tersebut

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News