Petani Purbalingga Ekspor 300 Ton Lada ke Jepang

Petani Purbalingga Ekspor 300 Ton Lada ke Jepang
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Purbalingga Agus Winarno (baju cokelat) melepas ekspor lada ke Jepang. Foto: Kementan

"Total kontrak ekspor dengan buyer Jepang 300 ton. 280 ton akan dikirim pada 2023 dan 2024," lanjut Dyah.

Dyah menambahkan KUB Mitra Tani Sejahtera merupakan korporasi petani yang ada di Kecamatan Kejobong dan Pengadegan. Mereka mendapatkan kontrak ekspor dengan total 300 ton sampai tahun 2024.

"Kami optimistis melalui kehadiran program Upland ini mampu kembali membawa lada Purbalingga berjaya. Program Upland juga men-support kegiatan peternakan kambing Jawa randu khas Purbalingga yaitu Kambing Kejobong dan lada," paparnya.

Dyah berharap launching ekspor secara simbolis ini bisa menyemangati untuk petani-petani lada di Purbalingga untuk kembali bersemangat membudidayakan kembali lada, sehingga lada Purbalingga kembali berjaya dan mampu menjadi jalan untuk mensejahterakan petani.

"Terima kasih atas dukungan dari Kementerian Pertanian melalui program Upland ini, semoga bisa terus saling kolaborasi antara Pemerintah Pusat (Kementan) dengan Kabupaten Purbalingga untuk menjadikan petani lebih berdaya dan sejahtera," kata dia.

Sementara, Direktur Jenderal PSP Kementan Ali Jamil memaparkan bahwa Kementan melalui Dirjen PSP sejak tahun 2021 telah melakukan pembinaan dan juga memberi dukungan terhadap petani lada di Kabupaten Purbalingga, melalui Upland Project.

Program ini kemitraan antara Pemerintah Indonesia dengan Islamic Development Bank (IsDB) dan IFAD.

"Kementan mendorong produk petani bukan hanya diperuntukkan untuk pasar domestik tetapi juga pasar luar negeri atau ekspor. Program Upland menyasar kepada 14 kabupaten salah satunya adalah Kabupaten Purbalingga," jelas dia.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan total ada 32 poktan yang berpartisipasi pada ekspor perdana lada ke Jepang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News