Petasan Rakitan Meledak, Joko Slamet Tewas, Dapurnya Hancur Begini

Petasan Rakitan Meledak, Joko Slamet Tewas, Dapurnya Hancur Begini
Dapur rumah di rumah Joko yang meledak akibat petasan yang dibuatnya. Foto: Dok Polisi

jpnn.com, JOMBANG - Kejadian nahas menimpa Joko Slamet, warga Dusun Gempol, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (15/4) malam. 

Pria 35 tahun itu tewas setelah petasan yang dibuatnya meledak di dapur. Sedangkan ibunya Sainten, 55, mengalami luka bakar. 

Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan menyebut kejadian itu terjadi saat warga melaksanakan tarawih yaitu sekitar pukul 19.30 WIB.

Warga yang sedang melaksanakan ibadah akhirnya kaget dan berusaha mencari sumber ledakan. 

"Warga berusaha masuk ke rumah yang lampunya sudah padam dan di dalam ada api kecil bekas ledakan," kata Rudi, Jumat (16/4). 

"Joko tergeletak tidak jauh dari sumber ledakan dan Sainten tergeletak tidak jauh dari anaknya Joko," imbuh dia. 

Akibat ledakan itu, rumah korban di bagian dapur hancur berantakan, namun atapnya masih utuh. 

Rudi mengtakan penyebab ledakan dari bubuk petasan yang akan diproduksi Joko. 

"Kedua korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke Puskesmas Kabuh lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Jombang," jelas dia. 

Namun, sesampainya di rumah sakit Joko tak terselamatkan. Dia dinyatakan meninggal pukul 23.55 WIB, sedangkan ibunya masih mendapatkan perawatan medis. 

Baca Juga: Brigadir AG dan Briptu DK Dipecat, Kapolres: Perbuatan Mereka Sudah Tak Bisa Ditolerir

"Kami menyita satu travo, sebuah kaleng sisa belerang, abu bekas belerang yang sudah terbakar, cat untuk pavel mercon, dan serbuk untuk pavel mercon," pungkas Rudi. (mcr12/jpnn) 

Joko tewas setelah petasan yang dibuatnya meledak di dapur, Ibunya mengalami luka bakar


Redaktur & Reporter : Arry Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News