Petinggi F1 Ogah Turuti Keinginan Ferrari

Petinggi F1 Ogah Turuti Keinginan Ferrari
Driver Ferrari, Sebastian Vettel saat pit stop di GP Inggris. Foto: AFP

''Saya pikir semuanya sudah berada di jalur yang tepat,'' ucapnya kepada Auto Bild.

Dia mencontohkan tentang visi mesin baru yang lebih terjangkau, sederhana, dan punya suara spektakuler. Upaya F1 kembali mengambil hati para fans.

Sejatinya, bukan hanya Ferrari yang menyatakan ketidaksenangan dengan draf regulasi mesin baru tersebut.

Mercedes dan Renault juga mengungkapkan kegalauan mereka tentang masa depan F1.

Bahkan, team principal Mercedes Toto Wolff pernah berseloroh, mulai merindukan tangan dingin F1 Supremo Bernie Ecclestone.

Ferrari punya peran besar dalam sejarah F1. Sejak balapan itu dimulai pada 1950, skuat Kuda Jingkrak tidak pernah satu musim pun absen dari grid F1.

Karena itu, Ecclestone pernah mengatakan bahwa membuat Ferrari nyaman dan bertahan adalah hukumnya wajib.

Bahkan, di era kekuasaan Ecclestone, Ferrari selalu mendapatkan penghasilan lebih besar dari hasil keuntungan F1 per musim.

Sejak Formula 1 berganti pemilik, berbagai kritikan terhadap penyelenggaraan dan visi masa depan balapan jet darat itu terus mengalir.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News