Petugas PPK Kabupaten Luwu Meninggal Usai Mengikuti Bimtek di Makassar

Petugas PPK Kabupaten Luwu Meninggal Usai Mengikuti Bimtek di Makassar
Petugas dari Kepolisian saat akan mengevakuasi jenazah petugas PPK Yusri Hafid di kamar di sebuah hotel di Makassar, Sabtu (16/12). Foto: Darwin Fatir/Antara

jpnn.com, MAKASSAR - Seorang petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Belopa Utara, Kabupaten Luwu bernama Yusri Hafid (37) ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di sebuah kamar hotel di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (16/12).

Diketahui, korban baru saja selesai mengikuti Bimbingan Teknis (bimtek) dan Rapat Koordinasi Persiapan Pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu 2024 Tingkat PPS dan PPK se-Kabupaten Luwu.

Kapolsek Rappocini AKP Muhammad Yusuf membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar, ada penemuan mayat di hotel di mana untuk kegiatan. Namun pada saat magrib tadi kami dikabari pihak hotel untuk mengecek kamar korban," kata Yusuf kepada wartawan, Sabtu malam.

Usai memastikan ada korban meninggal di hotel tersebut, kata Yusuf, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) beserta tim Inafis Polrestabes Makassar untuk melaksanakan pengecekan.

Sselanjutnya, korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara.

"Dia (korban) bekerja untuk KPU Luwu. Jadwal kegiatannya tanggal 15 dan 16. Dia datang bersama teman-temannya. Tidak ada tanda-tanda lain atau kekerasan," terangnya.

Rekan korban Kemal menceritakan awalnya korban mengikuti kegiatan yang diselenggarakan KPU di hotel yang berbeda.

Petugas PPK Belopa Utara, Kabupaten Luwu bernama Yusri Hafid ditemukan meninggal di sebuah kamar hotel usai mengikuti bimtek di Makassar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News