PGRI: 14,5 Persen Orang Tua Tak Khawatir Anak Kembali ke Sekolah di Masa Pandemi

PGRI: 14,5 Persen Orang Tua Tak Khawatir Anak Kembali ke Sekolah di Masa Pandemi
Ilustrasi anak sekolah. Foto: Ricardo/JPNN.com

Unifah mengungkapkan, yang menyatakan setuju Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilanjutkan sebanyak 72.2 persen, sisanya 27.8 persen tidak setuju. Mereka juga menyatakan bahwa siswa mengikuti PJJ dengan baik sebanyak 68.5 persen, dan 31.5persen menyatakan belum.

Sedangkan kesiapan guru dalam normal baru sekolah adalah 53.5 persen menyatakan siap, sisanya 46.5% menyatakan belum siap.

Di sisi lain, ketika siswa ditanya perpanjangan PJJ hingga akhir Desember 2020, yang menyatakan setuju 42.6 persen, sisanya 57.4 persen menyatakan tidak setuju.

“Perlu evaluasi dan perbaikan pelaksanaan PJJ agar ke depan lebih baik dan siswa merasa nyaman,” tambah Sekjen PB PGRI 
Ali Rahim.

Sementara Dudung Nurullah Koswara, Ketua PB PGRI, mengatakan, hasil survei ini bisa menjadi bahan masukan bagi pengambil kebijakan, agar dalam mengambil keputusan membuka sekolah membutuhkan kehati-hatian dan kecermatan.

PGRI memandang tahun akademik tetap bisa dilaksanakan Juli 2020 dengan pelaksanaan pembelajaran secara daring, blended learning atau luring dengan protokol kesehatan yang sangat ketat agar sekolah tidak menjadi cluster baru dalam penyebaran Covid-19. (esy/jpnn)

PGRI mengingatkan sekolah perlu mendapat perlakuan khusus untuk penerapan new normal di tengan pandemi covid-19.


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News