JPNN.com

Piaggio Pertimbangkan Bawa Aprilia GPR250 ke Indonesia

Sabtu, 12 Oktober 2019 – 15:27 WIB Piaggio Pertimbangkan Bawa Aprilia GPR250 ke Indonesia - JPNN.com
Aprilia GPR250. Foto: newmotor.com

jpnn.com, JAKARTA - Melihat potensi motor sport fairing 250 cc di Indonesia yang begitu seksi, mendorong PT Piaggio Indonesia memiliki rencana menghadirkan Aprilia GPR250.

Public Relation and Communication Specialist PT Piaggio Indonesia, Robby Gozal, mengatakan bahwa motor di kelas 250 cc memiliki pasar yang potensial di Indonesia. Robby mengakui Piaggio Group juga mempunyai line-up 250 cc di merek Aprilia.

"Dari Aprilia sendiri sudah punya modelnya yakni GPR250. Kemungkinan kita bawa ke Indonesia. Tapi kami perlu pelajari dahulu market di sini bagaimana, khususnya jenis sport fairing," ucap Robby di sela acara media briefing Aprilia Shiver 900 di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Menurut Roby, market motor 250 cc di Indonesia sudah terbukti memiliki potensi yang besar, Piaggio Indonesia sendiri tetap harus melakukan riset terlebih dahulu sebelum menghadirkan Aprilia GPR250.

"Kami mau tahu dulu, unit tersebut atau tipe yang cocok nggak sih kalau dibawa ke Indonesia. Ini juga yang selalu ditekankan Marco Noto La Diega (Presiden Direktur Piaggio Indonesia). Bahwa semua line-up dari Piaggio Group itu bisa dibawa ke Indonesia. Tapi cocok atau nggak, tepat atau nggak, waktunya kapan, itu yang selalu kita kaji terus. Tapi untuk sekarang kita masih fokus ke big bike dulu," terang Robby.

Aprilia GPR250 mempunyai desain yang terinspirasi dari big bike Aprilia RSV4. Motor ini juga sudah dibekali dengan suspensi depan upside down. Motor ini disebut ringan karena memiliki bobot cuma 150 kg.

Aprilia GPR250 menggendong mesin 249,2 cc berpendingin cairan satu silinder yang menawarkan tenaga hingga 25 hp dan torsi 22 Nm.

Jika bicara pasar motor sport fairing 250 cc Indonesia, sudah ada beberapa produsen roda dua yang sudah bermain seperti Yamaha YZF-R25, Honda CBR250RR, hingga Ninja 250 FI. (mg9/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...