Kamis, 22 November 2018 – 18:08 WIB

Pimpin Bappenas, Andrinof Merasa Happy Dikelilingi Ahli

Senin, 27 Oktober 2014 – 21:04 WIB
Pimpin Bappenas, Andrinof Merasa Happy Dikelilingi Ahli - JPNN.COM

Andrinof Chaniago. Foto: Ricardo/JPNN.Com

JAKARTA - Pasca-pelantikan Kabinet Kerja di Istana Negara siang tadi (27/10), Andrinof Chaniago yang dipercaya menjadi menteri perencanaan pembangunan nasional (PPN) merangkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) langsung menggelar serah terima jabatan (sertijab) dengan pendahulunya, Armida S Alisjahbana. Andrinof tiba di kantor barunya, di kawasan Taman Suropati, Jakarta Pusat, sekitar pukul 16.55 Wib.

Pria kelahiran Kota Padang, 3 November 1962 itu tiba dari Istana Negara menggunakan kendaraan dinas nomor polisi B 1809 RFS diiringi oleh satu unit kendaraan pengawal menteri. Andrinof belum menggunakan nomor bernomor Ri 42 yang menjaid kendaraan dinas  menteri PPN/Kepala Bappenas RI.

"Maaf, sedikit agak terlambat sampai di sini karena usai dilantik, Presiden Joko Widodo langsung melakukan pertemuan dengan seluruh anggota Kabinet Kerja," kata Andrinof kepada Armida dan seluruh pejabat eselon I dan II Kementerian PPN di halaman utama Gedung Bappenas sore tadi.

Andrinof yang didampingi istrinya langsung diajak Armida ke ruang tunggu menteri untuk sejenak istirahat dengan suguhan teh hangat sebelum prosesi sertijab.  "Pak Sekjen (Sekjen Kementerian PPN, red) sudah menyiapkan sertijab berikut penyerahan memori kerja dan jabatan terkait dengan lembaga ini," ungkap Armida.

Di acara sertijab dan serah terima memori kerja, Andrinof menyatakan Kementerian PPN bukan hal asing baginya. "Lembaga ini tidak asing lagi bagi saya karena sebelumnya saya juga sudah sering ke sini. Tempat ini banyak enaknya karena saya setiap saya akan bertemu dengan para ahli dari bermacam disiplin ilmu," ujarnya.

Menurut Andrinof, hampir semua eselon I dan II sudah dia kenal. Hanya saja, Andrinof juga harus berkantor di Istana Negara.

”Satu yang tidak enaknya, menteri PPN/ BAPPENAS juga disediakan kantor di lingkungan Istana Kepresidenan. Artinya, saya punya dua kantor, yakni di Jalan Taman Suropati dan Istana Presiden dan tentunya saya sering akan meninggalkan kantor," ungkap dosen Universitas Indonesia itu.

Namun demikian Andrinof mengaku tak khawatir dengan kualitas pegawai di Kementerian PPN/Bappenas. "Itu sangat membantu saya nantinya dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai pembantu presiden. Saya sangat percaya, tidak banyak yang perlu disempurnakan paling hanya menyiapkan secara teknis," imbuhnya.

SHARES
TAGS   menteri
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar