Pimpin Upacara Harlah Pancasila, Ganjar Tebar Optimisme di Antara 2 Gunung

Pimpin Upacara Harlah Pancasila, Ganjar Tebar Optimisme di Antara 2 Gunung
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Kamis (1/6). Foto: Diskominfo Jateng

Ganjar menambahkan Indonesia selalu mengalami surplus perdagangan di atas USD 20 miliar sejak 2020. Menurut dia, pada 2022 Indonesia berhasil mencetak sejarah dengan surplus perdagangan mencapai USD 54,46 miliar.

"Itulah optimisme yang lahir setelah kita mengenal dan menghargai sejarah," ucap Ganjar yang dalam upacara itu mengenakan pakaian jawa berupa beskap lengkap dengan belangkonnya.

Di lokasi sama, Ganjar juga meresmikan Alun-Alun Pancasila. Tanah lapang bekas lahan Pasar Cepogo itu dilengkapi monumen patung Garuda berbahan tembaga dan kuningan.

Monumen berukuran 10 x 11 meter tersebut merupakan karya perajin Desa Tumang di Kecamatan Cepogo. Desa itu dikenal sebagai sentra kerajinan tembaga.

Patung Garuda itu memiliki latar kisi-kisi berupa lima pilar berkelir merah dan putih. Selain itu, lima sila Pancasila juga ditulis secara vertikal di dinding sebelah kiri Garuda.

Alun-alun Pancasila tersebut dibangun dengan anggaran sekitar Rp 8,7 miliar. Di sekitar alun-alun itu terdapat 16 kios usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Boyolali punya monumen yang cukup bagus. Lambang negara kita burung garuda persis di depan Gunung Merapi dan ini bagian dari taman pancasila yang bisa dipakai masyarakat untuk berkegiatan,” kata Ganjar.(mcr5/jpnn.com)


Ganjar Pranowo memilih memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, yang terletak di antara Merbabu dan Merapi.


Redaktur : Antoni
Reporter : Wisnu Indra Kusuma

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News