PLN Perkuat Kelistrikan Jawa Timur dan Madura

jpnn.com - BANGKALAN - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali menambah kapasitas listrik di Jawa Timur dengan mengoperasikan 10 transformator (trafo) Gardu Induk, dengan total daya sebesar 340 Mega Volt Ampere (MVA). Selain itu, PLN juga membangun transmisi 150 kilo Volt di Bangkalan.
Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PLN Amin Subekti bersama Gubernur Jawa Timur Soekarwo meresmikan secara langsung pengoperasian 10 trafo tersebut, sekaligus juga pemancangan pertama pembangunan transmisi 150 kilo Volt Bangkalan.
“Dengan jaminan suplai energi listrik yang mencukupi dari PLN, memberikan kesempatan para pelaku bisnis dan investor untuk memajukan usahanya di Jawa Timur tanpa khawatir kekurangan listrik,” ujar Amin dalam siaran persnya, Senin (28/6).
Dengan tambahan trafo ini, kata Amin bisa meningkatkan pelayanan kelistrikan dan menambah kapasitas pasokan listrik di Jawa Timur. Selain itu, juga diharapkan bisa menjadi peluang bagi pelaku bisnis dan industri untuk mengembangkan usahanya di Jawa Timur.
Selama April hingga Juni 2016 PLN, berhasil membangun sepuluh trafo tegangan tinggi di wilayah Jawa Timur yang tersebar di sejumlah titik, yakni Segoromadu (Gresik), Sumenep, Altaprima (Gresik), Nganjuk, Pare (Kediri).
Kemudian, Pier (Pasuruan), Bumicokro (Pasuruan), Ploso (Jombang), Ngoro (Mojokerto), dan Tanjung Awar-awar (Tuban). (chi/jpnn)
BANGKALAN - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali menambah kapasitas listrik di Jawa Timur dengan mengoperasikan 10 transformator (trafo) Gardu
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dukung Asta Cita, Pemprov Sumsel Selaraskan Program 3 Juta Rumah dengan Visi Misi HDCU
- Bali Tolak Ormas GRIB Hercules, Kalimat Giri Prasta Tegas
- Identitas 12 Korban Tewas Akibat Kecelakaan Maut Bus ALS
- Kronologi Mobil Nissan Tabrakan Beruntun di Bandung, Pelajar Tewas setelah Terseret 80 Meter
- Bea Cukai-Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 127 Kg Sabu-Sabu di Aceh
- Perahu Terbalik Diterjang Ombak Besar, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang