PMPO, Metode Permudah Proses Pemeriksaan Psikologis

PMPO, Metode Permudah Proses Pemeriksaan Psikologis
Ilustrasi rekrutmen CPNS dan seleksi PPPK 2021 .Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Metode Projective Multi-Phases Orientation (PMPO) telah banyak digunakan berbagai perusahaan untuk merekrut calon karyawan atau melakukan assessment promosi jenjang jabatan.

Dengan metode PMPO, proses rekrutmen ataupun penilaian kinerja karyawan dapat dilakukan secara mudah dan hemat waktu, tanpa harus tatap muka.

Metode ini ditemukan oleh seorang psikolog sekaligus founder dari Grahita Indonesia, Yulianus Eko Budhi Purwanto.

Metode PMPO juga telah dipatenkan dan memiliki Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) No: 045367 oleh Kemenkumham RI sejak 2009.

“Metode PMPO merupakan metode pengambilan data proyektif yang valid dan reliable. Model PMPO telah dirancang untuk memberikan stimulus manipulatif tertentu terhadap objektif pemeriksaannya sehingga nilai reliabilitas hasil datanya menjadi lebih tinggi," jelas Budhi.

Metode PMPO diadaptasi dari Goodenough Projection Method dengan hasil validasi 0.8, dengan akurasi data 96% dengan interval realibilitas 6 bulan.

Metode ini menggunakan corak-corak garis dasar sebagai bahan dasar pengambilan skor atas aspek- aspek kognitif, afektif, psikomotorik, dan kepribadian.

Teknik pengambilan data corak garis dasar dilakukan melalui pengubahan data gambar testi menjadi data enskripsi digital dengan menggunakan kecerdasan artificial.

Metode Projective Multi-Phases Orientation (PMPO) telah banyak digunakan berbagai perusahaan untuk merekrut calon karyawan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News