PNS Dibebani Utang, Picu Marak Pungli
Selasa, 28 Mei 2013 – 06:34 WIB
PNS Dibebani Utang, Picu Marak Pungli
JAKARTA - Banyaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengambil utang di bank, dinilai punya korelasi dengan buruknya pelayanan yang diberikan oleh para abdi negara itu.
Koordinator Investigasi da Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Uchok Sky Khadafi mensinyalir, maraknya praktik pungli di layanan birokrasi dipicu keinginan PNS mencari tambahan uang belanja karena gajinya sudah banyak dipotong untuk membayar cicilan utang ke bank.
"Karena gajinya sudah banyak dipotong, uang belanjanya kurang. Ya lantas nyari ceperan, korupsi, pungli," ujar Uchok kepada JPNN kemarin (27/5).
Dia mengomentari data yang mencengangkan, dimana dari 230 ribu lebih jumlah PNS yang ada di Sumut, 93 ribu orang ternyata menggadaikan SK pegawainya ke bank. Angka itu pun hanya di BRI Wilayah I Medan saja, belum termasuk yang menggadaikan SK di Bank Sumut dan bank-bank lainnya.
JAKARTA - Banyaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengambil utang di bank, dinilai punya korelasi dengan buruknya pelayanan yang diberikan
BERITA TERKAIT
- Pakar Mengulas PPPK dan P3K PW, Singgung Cara SBY Tuntaskan Honorer
- Konon Rumah Pahlawan Sardjito Dijual, Menbud Akan Pastikan Kabar Itu
- Food Estate Wanam Papua Selatan tak Terkait Pesta Babi
- Hari Kebangkitan Nasional, Rutan Muntok Gelar Pengobatan Gratis untuk Masyarakat
- Sembilan WNI Diculik Israel, Kemenlu Upayakan Pemulangan Dalam Keadaan Sehat
- Sespimma Angkatan ke-75 Gelar FGD, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
JPNN.com




