Polisi Nyaris Dihakimi Massa Lantaran Diteriaki Maling

Polisi Nyaris Dihakimi Massa Lantaran Diteriaki Maling
Kanit Reskrim Polsek Tampan Iptu Eru Alsepa SIK didampingi anggota menggelar ekspos pengungkapan kasus pencurian. Empat tersangka dengan dua kasus berbeda diamankan beserta sejumlah barang bukti. Foto: pekanbarumx/jpg

jpnn.com - PEKANBARU — Anggota satuan reskrim Polsek Tampan, Pekanbaru, Riau nyaris diamuk massa lantaran tiga pencuri yang hendak ditangkap meneriaki mereka maling.

Warga mengurungkan niatnya setelah anggota polisi tersebut menunjukkan kartu anggotanya. Sedangkan pelaku berhasil dibekuk dan langsung dijebloskan ke sel tahanan.

Dari ketiga pelaku salah satunya mengaku nekat mencuri lantaran terdesak kebutuhan buat biaya nikah.

“Untuk memenuhi biaya pernikahan,” aku LP (17), salah satu tersangka seperti diberitakan PekanbaruMx (Jawa Pos Group), hari ini (5/8).

Sementara dua rekannya JM (35) dan AL (29), mengaku mencuri, juga karena sedang butuh uang untuk keperluan rumah tangga.

Pernyataan ketiga tersangka berbeda dengan yang disampaikan polisi. Menurut polisi, hasil kejahatan digunakan tersangka untuk berjudi dan menggunakan narkoba.

Tiga tersangka ditangkap, Senin (1/8). Sejumlah barang bukti disita di antaranya rice cooker, enam tas ransel, travel bag kecil, kamera Fuji Film, tiga laptop merk Acer dan Lenovo. 

Kemudian tas pinggang kecil, dua power bank, empat handphone, tiga  obeng, dua jam tangan dan lainnya.

PEKANBARU — Anggota satuan reskrim Polsek Tampan, Pekanbaru, Riau nyaris diamuk massa lantaran tiga pencuri yang hendak ditangkap meneriaki

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News