Polisi Tembak Mati Teroris di Aceh

Saat Densus 88 Razia Bus

Polisi Tembak Mati Teroris di Aceh
Polisi Tembak Mati Teroris di Aceh
Sebelumnya, tim gabungan Densus 88 bersama Polda Aceh kemarin mengadakan operasi. Saat razia terhadap bus Kurnia bernopol BL 7344 PB jurusan Banda Aceh-Medan itu, disita satu pucuk senapan sejnis AK-47 dan puluhan peluru aktif dari dalam dua tas ransel.

 

Zulfahri, sopir bus Kurnia, menuturkan bahwa tiga penumpang yang dicurigai sebagai tersangka teroris naik dari kawasan yang tidak jauh dari lokasi razia di Padang Tiji. Tak lama kemudian, polisi menyetop bus. Saat bus berhenti itulah, tiga pria tadi berupaya untuk kabur.

 

"Petugas mencoba untuk menghentikan langkah mereka dengan melepaskan tembakan peringatan. Karena tak digubris, senjata diarahkan tepat ke arah mereka," tuturnya. Selanjutnya, petugas mencari dua pria lainnya yang melarikan diri. Mereka menyisir areal persawahan dan  rumah-rumah warga. Tetapi, keduanya tidak berhasil ditemukan.

 

Akibat razia dan perburuan terhadap teroris itu, arus lalu lintas Banda Aceh dan Medan sempat macet sepanjang 1 km. Sejumlah penumbang dan warga mengaku ketakutan atas kejadian tersebut.

 

BANDA ACEH - Perburuan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri terhadap sejumlah orang yang diduga terlibat terorisme di Aceh masih berlanjut

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News