Polri Melakukan Penerimaan Besar-besaran, Rekrut 2.000 Pemuda Papua Jadi Bintara

Polri Melakukan Penerimaan Besar-besaran, Rekrut 2.000 Pemuda Papua Jadi Bintara
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri. (ANTARA/Evarukdijati)

jpnn.com, JAYAPURA - Polri melalui Polda Papua akan merekrut 2.000 pemuda asal daerah tersebut untuk menjadi Bintara yang akan ditempatkan di polres.

"Penerimaan 2.000 pemuda dari empat provinsi yang berada di wilayah hukum Polda Papua," ujar Kapolda Papua Irjen Fakhiri di Jayapura, Jumat.

Kapolda mengatakan pihaknya di setiap kesempatan meminta tokoh masyarakat, adat dan agama untuk mempersiapkan para pemudanya yang ingin menjadi anggota Polri.

Dalam setiap kesempatan, dirinya menyampaikan tentang rekrutmen tersebut termasuk saat bertemu dengan ondoafi (tokoh adat) dan tokoh masyarakat di Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis malam. 

Dalam pertemuan yang dilakukan di sela-sela safari Ramadan 1445 H itu, kata Irjen Fakhiri, dirinya telah meminta para ondoafi dan tokoh masyarakat menyiapkan anak-anak yang ingin menjadi polisi karena penerimaan diutamakan bagi orang asli Papua atau anak yang lahir dan besar di Papua.

Kriteria diutamakan, karena setelah menjalani pendidikan dan pemantapan nantinya akan ditempatkan di polres-polres yang ada di tiga daerah otonomi baru (DOB) seperti Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan.

Selain itu dengan tujuan lainnya yakni setelah bertugas sebagai polisi tidak lagi mengajukan pindah keluar dari Tanah Papua hingga menyebabkan jumlah anggota berkurang, kata Kapolda Papua Irjen Fakhiri.

Kapolda Papua mengakui bila dihitung perbandingan antara jumlah anggota Polri dengan jumlah penduduk maka cukup, namun karena wilayahnya yang luas maka jumlah tersebut masih belum memadai.

Polri melalui Polda Papua akan merekrut 2.000 pemuda asal daerah tersebut untuk menjadi Bintara yang akan ditempatkan di polres.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News