Polusi Udara Bikin Ngeri, Ketua DPRD Minta Heru Terapkan WFH untuk ASN

Polusi Udara Bikin Ngeri, Ketua DPRD Minta Heru Terapkan WFH untuk ASN
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mendesak Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Rabu (16/8). Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mendesak Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk menerapkan bekerja dari rumah (work from home) bagi ASN.

WFH bisa diterapkan lantaran kualitas udara di Jakarta yang semakin buruk. Hal itu agar bisa menekan kendaraan yang beraktivitas di jalan.

“Mengimbau Pak Gubernur untuk memberi WFH 50 persen untuk ASN Pemprov DKI Jakarta,” ucap Pras di kantor DPRD DKI, Rabu (16/8).

Pemberlakuan WFH untuk menekan polusi udara itu bisa berlangsung sejak 21 Agustus sampai 21 Oktober.

Menurut Pras, pihaknya akan menggelar rapat dengan Sekretaris Daerah DKI terkait kebijakan penerapan WFH.

Politikus senior PDI Perjuangan itu khawatir kondisi polusi yang berasal dari kendaraan semakin banyak. Hal itu membuat masyarakat sakit.

“Semakin banyak pergerakan asap tebal tambah lagi daerah-daerah lain yang punya pabrik. Kena kita karena anginnya sekarang ke Jakarta,” kata dia.

Pras juga menceritakan bahwa dirinya merasa miris dengan kondisi Jakarta. Saat dirinya menuju ke kantor, dia melihat polusi tebal seolah menutupi kawasan perkantoran di Jakarta Pusat.

Prasetyo Edi Marsudi mendesak Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk menerapkan bekerja dari rumah (work from home) bagi ASN.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News