Posisi Wakil Menkes Menuai Kritikan

Ali Gufron Belum Menduduki Eselon IA

Posisi Wakil Menkes Menuai Kritikan
Posisi Wakil Menkes Menuai Kritikan
"Mudah-mudahan SBY sudah memastikan jika Ali Gufron sudah eselon 1A," tambah Ari. Dia juga menegaskan, Ali Gufron ini adalah pejabat karir di bawah struktur Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) bukan Kemenkes. Ari berpendapat, orang nomor dua di Kemenkes bakal dipandang sebelah mata jika datang diluar kementerian berslogan Bakti Husada itu.

Kekacauan SBY dalam menunjuk Fahmi Idris sebagai calon Wamenkes dan akhirnya batal dilantik itu, menurut Ari tidak boleh terulang lagi. Sebab, bisa beresiko menjadi memperlemah kinerja Kemenkes saat ini. Apalagi, Ari menuturkan tahun ini merupakan tahun terberat ujian Kemenkes untuk urusan memperbaiki kualitas kesehatan bangsa.

Dia lantas mengurai persoalan kesehatan yang cenderung menurun di negeri ini. Misalnya yang paling gres adalah pernyataan Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih yang menyebut 30 provinsi menjadi endemis penyebaran penyakit flu burung. Selain itu, baru-baru ini di Provinsi Jawa Timur ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri.

Khusus kasus KLB Difteri di Provinsi Jawa Timur, Ari mengatakan perlu ditelusuri apakah pasien yang terdapat itu mendapatkan imunisasi atau tidak. Sebab, dia tidak memungkiri jika hingga saat ini masih ada pandangan miring masyarakat terhadap imunisasi difteri. Sehingga, ada sebagian masyarakat yang tidan mendapatkan imunisasi difteri.

JAKARTA - Di detik-detik akhir reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II, Presiden SBY membetuk pos baru. Yaitu pos wakil menteri kesehatan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News