Sabtu, 23 Juni 2018 – 19:17 WIB

Pilpres 2019

Prabowo Gandeng RR, Jokowi Kelar

Selasa, 13 Maret 2018 – 07:00 WIB
Prabowo Gandeng RR, Jokowi Kelar - JPNN.COM

Rizal Ramli. Foto: dokumentasi JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Prabowo Subianto punya peluang sangat besar mengalahkan Joko Widodo di Pilpres 2019. Asalkan, ketua umum Partai Gerindra itu menggandeng mantan Menko Maritim Rizal Ramli sebagai calon wakil presiden.

Demikian dikatakan pengamat politik dari New Indonesia Foundation Reinhard kepada redaksi RMOL, Senin (12/3). Reinhard mengungkapkan tiga alasan mengapa ekonom senior yang akrab disapa RR itu menjadi faktor penentu kemenangan Prabowo atas Jokowi.

Pertama, Rizal adalah seorang ekonom yang paham betul kelemahan pembangunan ekonomi di era Jokowi. Masyarakat yang tidak puas dengan kinerja Jokowi di sektor ini pasti akan mendukung sosok ekonom handal pembawa solusi.

"Publik kurang puas dengan kinerja Jokowi. Daya beli tidak membaik, impor pangan semakin gencar, ketimpangan pendapatan tetap tinggi. Pada saat yang sama mereka melihat dan membaca RR banyak memberikan solusi-solusi terobosan untuk atasi semua masalah ekonomi tersebut," jelas Reinhard.

Kedua, Rizal adalah simbol keberpihakan rakyat. Klaim itu berdasarkan rekam jejaknya sebagai tokoh pergerakan selama 40.

Dengan menyingkirkan Rizal dari kabinet, lanjut dia, sama saja Jokowi menghilangkan simbol keberpihakan rakyat dari pemerintahannya. Hal ini terutama tergambar jelas dari kasus Reklamasi Teluk Jakarta.

"Publik seluruh Indonesia paham benar bahwa RR direshuffle oleh Jokowi setelah berani hentikan reklamasi Pulau G milik Agung Podomoro karena alasan teknis dan kerakyatan. RR adalah pemilik saham terbesar atas isu reklamasi ini, bukan Anies Baswedan. Dan isu reklamasi jelas akan muncul lagi saat Pilpres 2019," tegas Reinhard.

Ketiga, sambung Reinhard bangsa ini membutuhkan negarawan berkapasitas internasional yang mampu mengimbangi agresivitas Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Apalagi setelah pemimpin RRT, Xi Jinping dimungkinkan menjabat lebih dari dua periode oleh Kongres Nasional Tiongkok.

Sumber : RMOL.co
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar