Presiden Instruksikan Tentara Kepung 2 Provinsi Sarang Pemberontak

Presiden Instruksikan Tentara Kepung 2 Provinsi Sarang Pemberontak
Pemberontak M23 Kongo dan pasukan pemerintah terlibat baku tembak di kedua desa wilayah timur di pertempuran babak selanjutnya, yang memaksa ribuan warga sipil mengungsi ke ibu kota Provinsi Goma. (ANTARA/REUTERS/James Akena/tm)

Pada Jumat, polisi bersenjata di Beni membubarkan para siswa yang melakukan aksi duduk selama delapan hari di balai kota untuk menarik perhatian pada situasi keamanan yang memburuk. Beberapa siswa terluka dan lainnya ditangkap, menurut seorang saksi mata Reuters.

Sebuah faksi pemberontak Uganda yang aktif di Kongo timur sejak 1990-an, yang disebut Allied Democratic Forces (ADF), diyakini bertanggung jawab atas banyak pertumpahan darah baru-baru ini.

Kelompok itu telah melakukan serentetan serangan pembalasan terhadap warga sipil sejak tentara memulai operasi terhadapnya pada akhir 2019, menewaskan sekitar 850 orang tahun lalu, menurut angka PBB.

Kekerasan telah memicu krisis kemanusiaan. Lebih dari 1,6 juta orang mengungsi di Ituri dari total populasi 5,7 juta orang, kata Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) pada April.

Sekitar 2,8 juta orang membutuhkan beberapa bentuk bantuan darurat, kata badan PBB itu. (ant/dil/jpnn)

Lonjakan serangan oleh milisi bersenjata dan kekerasan antarwarga di kawasan timur telah menewaskan lebih dari 300 orang sejak awal tahun


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News