Presiden Jokowi dan PM Malaysia Anwar Ibrahim Bertemu, Christina Aryani Merespons

Presiden Jokowi dan PM Malaysia Anwar Ibrahim Bertemu, Christina Aryani Merespons
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Christina Aryani. Foto: Humas DPR RI

“Bagi kami pembicaraan langsung Presiden Jokowi dengan PM Malaysia tentu bisa mempercepat proses pemulangan mereka. Kami sangat berharap ada tindak lanjut segera menyangkut hal ini,” ujar Christina.

Ketiga, hal yang juga diangkat kedua pemimpin adalah terwujudnya pembangunan pusat belajar komunitas (community learning center) di Semenanjung untuk memenuhi hak pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia.

Dia menilai hal ini merupakan isu penting dan dirinya menyatakan sangat mendukung.

Berdasarkan temuan selama ini saat melakukan kunjungan di Malaysia, kata Christina, masih banyak anak usia sekolah yang belum dapat mengakses pendidikan, kelompok anak buta huruf juga sangat tinggi.

“Ini jadi soal amat serius yang perlu segera dicarikan jalan keluarnya dimana hadirnya CLC bisa sangat membantu,” katanya.

Keempat, Christina mencatat juga terkait optimalisasi sistem satu kanal (One Channel System) untuk perekrutan dan penempatan Pekerja Migran Indonesia.

“Temuan kami, hal ini belum berjalan optimal. Kami masih menunggu berjalannya mekanisme ini berjalan sesuai konsepsi awalnya, yang salah satunya menyepakati pengelolaan sistem oleh perwakilan Indonesia di Malaysia dan Departemen Imigrasi Malaysia,” ujar Christina.

Kelima, adanya kedekatan emosional antardua pemimpin yaitu Presiden Jokowi dan PM Anwar Ibrahim tentu menjadi momentum yang baik untuk bisa memastikan semua komitmen ini berjalan baik dan optimal.

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani merespons Presiden Jokowi bertemu Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Kamis (8/6) lalu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News