Presiden Jokowi Sebut 3 Nama Kader Pemuda Pancasila

Presiden Jokowi Sebut 3 Nama Kader Pemuda Pancasila
Presiden Jokowi. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Jokowi menyebut ada kader ormas Pemuda Pancasila (PP) yang ia tunjuk menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Yang dimaksud Presiden Jokowi ialah Zainuddin Amali yang dipercaya menjadi menteri pemuda dan olahraga.

Presiden Jokowi berharap ormas PP yang dipimpin oleh Japto Soerjosoemarno itu dapat membantu mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045.

"Pemuda Pancasila saya yakin akan memberi jalan bagi pencapaian Indonesia yang maju, Indonesia yang sejahtera, karena kita memang bercita-cita di tahun 2045 adalah sebuah Indonesia emas, Indonesia yang memiliki kekuatan ekonomi yang besar," ujar Jokowi berdasarkan rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu (26/10).

Presiden Jokowi membuka acara Musyawarah Besar ke-10 Pemuda Pancasila di Jakarta, kemarin. Dalam pidato sambutannya, Jokowi menyatakan Pemuda Pancasila harus bersyukur karena sejumlah kader terbaiknya saat ini berhasil mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi penting di sejumlah lembaga tinggi negara.

"Pak Bambang Soesatyo sudah terpilih menjadi ketua MPR RI, kemudian Bapak La Nyalla Mattalitti juga terpilih sebagai ketua DPD RI. Ada juga kader Pemuda Pancasila yang terpilih menjadi menteri (Pemuda dan Olahraga) Pak Zainuddin Amali, itu yang patut kita syukuri," kata Jokowi yang ikut mengenakan pakaian loreng jingga dalam acara itu.

Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno, menyambut baik keinginan Jokowi. Ia mengatakan bahwa ormas Pemuda Pancasila siap turut serta mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

"Kami ini sebagai bagian dari masyarakat adalah untuk bermitra dengan pemerintah dan ormas-ormas lain serta masyarakat, dalam mewujudkan cita-cita proklamasi yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," ujar Japto.

Presiden Jokowi menyebut ada tiga kader ormas Pemuda Pancasila menduduki posisi penting di lembaga tinggi negara, termasuk di Kabinet Indonesia Maju.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News