Pria Ini Kritis Ditembak Anggota BNNP di Dadanya

Pria Ini Kritis Ditembak Anggota BNNP di Dadanya
Proyektil peluru yang masih bersarang di tubuh Bo, belum dikeluarkan. Foto IST/BE/jpg

jpnn.com - JPNN.com - Seorang tersangka narkoba berinisial Bo, 22, hingga kini masih terbaring di rumah sakit RSUD M Yunus, Bengkulu.

Kondisinya kritis akibat luka tembakan di bagian dada saat penangkapan tersangka di kawasan depan Bank BCA Padang Jati, Kota Bengkulu 23 November 2016 lalu.

Proyektil hinga kini masih bersarang di dada tersangka Bo.

Orang tua Bo, Yadi Hariadi menilai apa yang terjadi pada anaknya tidak wajar dan menyalahi prosedur penangkapan. Dia menganggap, penembakan dilakukan terhadap anaknya dinilai berlebihan.

Selain itu, keluarga korban merasa BNNP Bengkulu yang berjanji akan menanggung semua biaya pengobatan, hingga saat ini lepas tangan dan lari dari tanggung jawab untuk mengobati korban.

Menurut keterangan Yadi, peristiwa penembakan itu bermula pada 23 November 2016, anaknya ditelepon oleh seorang temannya untuk mengambil barang.

Bo lalu berpamitan dengan Yadi sekitar pukul 22.00 WIB yang mengatakan akan pergi sebentar ke rumah temannya.

Pada saat itu Bo yang pergi bersama teman wanitanya bernama Ap disuruh ke kawasan Bank BCA Padang Jati dan di lokasi tersebut sudah menunggu anggota BNNP Bengkulu yang berjumlah 8 orang untuk menangkap Bo, karena diduga akan melakukan transaksi narkoba. Aksi penangkapan pun terjadi sekitar pukul 23.00 WIB.

JPNN.com - Seorang tersangka narkoba berinisial Bo, 22, hingga kini masih terbaring di rumah sakit RSUD M Yunus, Bengkulu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News