Prof Jimly Asshiddiqie Sebut Bahtiar Cocok jadi Pj Gubernur DKI, Begini Alasannya

Prof Jimly Asshiddiqie Sebut Bahtiar Cocok jadi Pj Gubernur DKI, Begini Alasannya
Prof Jimly Asshiddiqie. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berakhir pada Oktober 2022. Lalu, siapa yang akan menjabat sebagai penjabat gubernur DKI Jakarta? 

Anggota DPD Prof Jimly Asshiddiqie menyebut nama Bahtiar, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri sebagai figur ideal menjadi pj gubernur DKI Jakarta. 

Ketua DKPP periode 2012–2017 itu menjelaskan salah satu kemampuan yang perlu dimiliki pj gubernur DKI Jakarta adalah komunikasi politik yang baik. 

Terlebih, DKI Jakarta memiliki masyarakat yang multikultur sehingga ketenteramannya perlu dijaga.

Kemampuan tersebut dimiliki Bahtiar karena pernah menduduki jabatan strategis yang berhubungan dengan masyarakat. 

Jabatan itu seperti Kasubdit Ormas, Direktur Politik Dalam Negeri dan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri.

Hal itu menjadi modal penting untuk membangun komunikasi yang humanis dengan seluruh pemangku kepentingan di DKI Jakarta.  

“Tidak banyak pejabat tinggi madya yang memiliki kapasitas dan kualifikasi seperti itu, salah satunya pejabat tinggi madya di internal Kemendagri, ada Bahtiar, yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum,” kata Prof Jimly Asshiddiqie dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (4/9). 

Prof Jimly Asshiddiqie menyebut nama Bahtiar, Dirjen Polpun Kemendagri, sebagai figur ideal menjadi pj gubernur DKI Jakarta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News