Program Sejuta Rumah Terhambat Izin dan Fasilitas Umum

jpnn.com, JAKARTA - Executive Vice President Non Subsidized Mortgage & Consumer Lending Division Bank Tabungan Negara (BTN) Suryanti Agustinar menyatakan, pertumbuhan realisasi kredit perumahan pada tahun ini diproyeksikan tumbuh hingga dua digit.
’’Perbankan lain juga tumbuh, tapi rata-rata peningkatannya masih satu digit,’’ kata Suryanti, Minggu (3/9).
Hingga Juli lalu, BTN merealisasikan kredit pemilikan rumah untuk 400 ribu unit rumah di antara total program satu juta unit rumah tahun ini.
Pencapaian itu berkat kerja sama BTN dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).
Realisasi pembiayaan pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang didukung BTN tumbuh 26,6 persen.
Selanjutnya, pertumbuhan rumah non-MBR mencapai 13 persen.
Salah satu kuncinya adalah BTN tidak hanya membantu pengembang dalam membangun unit rumah.
Bank telah mengucurkan kredit sejak pengembang membebaskan lahan dan konsesi.
- Kuartal I 2025, Laba Bersih BTN Naik Jadi Sebegini
- Dukung Asta Cita, Universitas HKBP Nommensen Kolaborasi dengan BTN
- BTN JAKIM Dongkrak Transaksi Digital
- Bakal Diikuti 600 Peserta WNA dari 51 Negara, BTN JAKIM 2025 Usung Konsep 4S
- Bidik Pertumbuhan Bisnis Naik 3 Kali Lipat, BTN Terapkan Strategi Ini
- BTN Berhasil Pertahankan Posisi Top 3 Jajaran Tempat Kerja Terbaik