Proyek Pemda Muba Terlantar, Jadi Tempat Macan Liar

Proyek Pemda Muba Terlantar, Jadi Tempat Macan Liar
Proyek Pemda Muba Terlantar, Jadi Tempat Macan Liar
SEKAYU - Made Center, kawasan dengan luas 30 hektare milik Pemkab Musi Banyuasin (Muba) yang diproyeksikan menjadi lahan percontohan dengan berbagai komoditas pertanian, sekarang terbengkalai. Padahal untuk membangun kawasan yang berada di Desa Mekar Jaya (A6) Kecamatan Keluang ini dibutuhkan dana miliran rupiah.

Dari pantauan Sumatera Ekspres (JPNN Group), luas lahan yang terletak di pinggir jalan lintas Sekayu-Sungai Lilin ini tak ubahnya seperti semak belukar yang tak terjamah. Di tengah-tengahnya berdiri beberapa bangunan kokoh dengan keramik yang mulai memudar. Bangunan tersebut terdiri bangunan perumahan staf dan aula.

Rumput liar tumbuh subur di halaman aula, sementara sebagian lantainya kotor dan berlumut, tercium aroma bau seperti kotoran kelelawar. Suasana sangat sepi, tak ada  aktivitas yang menunjukkan kawasan ini agrowisata ataupun agrobisnis.

Menurut Suryanto (46), warga setempat, beberapa tahun terakhir tempat ini sering digunakan anak-anak sekitar untuk bermain.  "Namun, karena  pernah melihat hewan buas (seperti macan) berkeliaran di sana, anak-anak mulai meninggalkan tempat itu," ujarnya.

        

Kadis Perkebunan dan Peternakan Muba, Dr Hasbi mengatakan bahwa Made Center ini berada dalam pengelolaan Bappeda Muba sejak empat tahun lalu.  "Untuk realisasi di lapangan, ditunjuk beberapa dinas di antaranya Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, dan Dinas Perikanan. Dinas kita kebagian 10 hektare untuk dikelola. Sudah kita lakukan  kegiatan seperti uji coba penanaman sayur dan buah-buahan. Alhamdulillah sudah menghasilkan,” ujar Hasbi.

SEKAYU - Made Center, kawasan dengan luas 30 hektare milik Pemkab Musi Banyuasin (Muba) yang diproyeksikan menjadi lahan percontohan dengan berbagai

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News