PSSI Kota Sarankan Tak Pakai Nama Persik

PSSI Kota Sarankan Tak Pakai Nama Persik
PSSI Kota Sarankan Tak Pakai Nama Persik
KEDIRI -- Keinginan Ketua Umum Persik Samsul Ashar untuk membawa Macan Putih ke ajang Liga Primer Indonesia tampaknya tidak akan mulus. Langkah tersebut akan mendapatkan ganjalan dari Ketua PSSI Kota Kediri Barnadi dan beberapa pengurus Persik lainnya yang tidak sepakat dengan keputusan tersebut.

Barnadi yang baru saja mengkuti rapat kerja di Bali bersama dengan pengurus PSSI lainnya mengatakan bahwa Persik harus tetap berlaga di ajang Divisi Utama (DU). "Persik biar di Divisi Utama saja, kalau ingin ikut LPI, silakan memakai nama lain," kata Barnadi.

Sehingga nantinya di Kediri seperti di Surabaya saat ini. Yakni ada dua tim yang berlaga di dua kompetisi yang berbeda yakni Persebaya 1927 dan Persebaya. "Terserah nanti pakai nama apa. Persik 1950 atau Kediri FC, tapi Persik yang sekarang biar saja," kata purnawirawan TNI tersebut.

Barnadi mengatakan bahwa perjalanan Persik di kompetisi yang digelar PSSI sudah sangat panjang. Mulai merangkak dari Divisi III sampai menjadi juara Liga Indonesia dua kali dan masuk ke ISL dan  akhirnya kembali ke DU lagi musim ini. "Sayang kalau sampai keluar dari PSSI, sejarahnya sudah panjang kan sayang," tambahnya.

KEDIRI -- Keinginan Ketua Umum Persik Samsul Ashar untuk membawa Macan Putih ke ajang Liga Primer Indonesia tampaknya tidak akan mulus. Langkah tersebut

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News