PSSI Tunggak Hadiah Juara Liga 3, Menpora Bilang Begini

PSSI Tunggak Hadiah Juara Liga 3, Menpora Bilang Begini
Imam Nahrawi. Foto: Humas Kemenpora

jpnn.com, JAKARTA - Hadiah juara liga 3 yang menjadi hak Persik Kediri belum juga dibayarkan oleh PSSI. Terkait kabar ini, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku belum mengetahui.

Menpora mengaku baru mengetahui hal tersebut ketika ditanya oleh para pewarta pada Sabtu (23/3) lalu.

“Kalau itu sudah menjadi hak Persik, apalagi menjadi juara (Liga 3), saya kira PSSI harus segera membayarkannya,” ujar Menpora.

Nahrowi menegaskan bahwa hal semacam itu tidak baik bagi awajah persepakbolaan Indonesia. Terlebih saat sedang dalam masa sulit seperti sekarang ini. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada induk persepakbolaan tersebut agar segera memberikan apa yang menjadi hak Persik Kediri. Tidak boleh ditunda-tunda lagi.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, yang belum dibayarkan oleh PSSI kepada Persik tidak hanya hadiah juara saja. Melainkan bonus untuk kategori pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak juga belum dibayarkan.

Pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak juga disabet oleh penggawa Macan Putih. Galih Akbar Febriawan menyabet gelar pemain terbaik dalam gelaran liga 3. Sedangkan gelar pencetak gol terbanyak disabet oleh Septian Satria Bagaskara.

Total hadiah yang seharusnya menjadi hak klub asal kota tahu sebanyak Rp 330 juta. Dengan rincian Rp 300 juta sebagai juara Liga 3 Indonesia. Sedangkan masing-masing Rp 15 juta untuk gelar pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak. Ketiga kategori itu pun belum sampai ke kantong manajemen maupun Galih dan Bagas.

Dalam kesempatan itu Nahrowi mengaku kecewa dengan masih ditemukannya permasalahan tersebut. “Jangan ulang-ulang kebiasaan lama. Setahun kemudian (hadiahnya) baru diberikan, jangan!” tegas pria kelahiran Bangkalan tersebut.

Hadiah juara liga 3 yang menjadi hak Persik Kediri belum juga dibayarkan oleh PSSI. Terkait kabar ini, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku belum mengetahui.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News