Kamis, 23 Mei 2019 – 22:25 WIB

Puluhan Ribu Kader Pemuda Pancasila Sumut Pastikan Mendukung Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019 – 23:40 WIB
Puluhan Ribu Kader Pemuda Pancasila Sumut Pastikan Mendukung Jokowi - Ma'ruf - JPNN.COM

jpnn.com, MEDAN - Puluhan ribu kader Pemuda Pancasila (PP) se-Sumatera Utara (Sumut) menggelar deklarasi untuk memenangkan paslon capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Lapangan Merdeka, Medan, Sabtu (13/4).

Dalam kesempatan itu, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Sumut, Kodrat Shah, mengajak para kader supaya memanfaatkan handphone dalam memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

“Sebenarnya dari bulan Maret kita sudah rapat 33 pimpinan cabang yang ada di Sumatera Utara. Kita sudah putuskan 100 persen mendukung pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Saya minta kepada seluruh kader agar menjalankan keputusan ini,” ujarnya.

Kodrat juga berharap kader PP tidak hanya semangat dalam bentuk yel-yel atau jargon saja. “Para kader harus bekerja secara maksimal memenangkan pasangan 01. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan handphone, yakni mengajak setiap orang yang tercatat dalam handphone untuk memilih Jokowi,” katanya.

Para kader juga diminta untuk tidak mendengar kabar-kabar bohong mengenai Jokowi. Kodrat minta agar para kader fokus untuk memenangkan pasangan nomor urut 01.

"Jadi saya berharap mulai hari ini sampai hari H pencoblosan manfaatkan handphone, ajak yang ada di memori saudara-saudara untuk memilih pasangan 01. Jangan ada dusta diantara kita," pungkasnya disambut dengan yel-yel para kader PP.

Sementara, Sekjen Pemuda Pancasila, Arif Rahman, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh MPW PP Sumut yang dipimpin langsung oleh Ketua MPW PP Sumut Kodrat Shah, yang membentuk Relawan Pemuda Pancasila untuk mendukung pasangan 01 Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin.

"Relawan Pemuda Pancasila seluruh Indonesia solid dan penuh kesadaran memilih dan mendukung Jokowi-Amin untuk menuju Indonesia yang lebih baik supaya menjadi negara maju,” pungkasnya. (dil/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar