JPNN.com

Pupuk Indonesia Dapat Penghargaan Dari Markplus Institute

Rabu, 04 Desember 2019 – 18:53 WIB Pupuk Indonesia Dapat Penghargaan Dari Markplus Institute - JPNN.com
PT Pupuk Indonesia (Persero) dianugerahi penghargaan dalam ajang Markplus Institute Award 2019, Rabu (4/12) di Jakarta. Foto dok Pupuk Indonesia

jpnn.com, JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) dianugerahi penghargaan dalam ajang Markplus Institute Award 2019 kategori Resource, Infrastructure and Utility pada, Rabu (4/12) di Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur SDM dan Tata Kelola PT Pupuk Indonesia (Persero), Winardi.

Winardi mengatakan, program sertifikasi SDM bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pemasar yang semula lebih banyak berperan mendistribusikan produk menjadi memasarkan produk, dengan rata–rata jumlah tenaga pemasar tersertifikasi sebesar 20% per-tahun. 

Program ini juga sebagai salah satu upaya mendukung program Transformasi Bisnis perseroan yang diimplementasikan sejak 2017 sebagai langkah strategis menghadapi tantangan industri ke depan.

Di mana, PT Pupuk Indonesia terus mengembangkan dan melakukan penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di seluruh bidang pekerjaan, salah satunya dalam bidang pemasaran. 

"Saat ini, telah terlaksana program tutorial dan sertifikasi tenaga pemasar sebanyak lebih dari 80% dari hasil mapping jumlah tenaga pemasar di Pupuk Indonesia Grup yang potensial. Sejak program ini dilaksanakan pada Desember 2018 sampai dengan Desember 2019 telah diiikuti sebanyak 368 orang peserta tenaga pemasar," kata Winardi.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga memiliki program LDP untuk pegawai tingkat grade I dan II yang di dalamnya terdapat materi tentang Competitive Strategic yang sangat dibutuhkan dalam peningkatan Kompetensi seorang Leader. 

Latar belakang program tersebut yakni sebagai wadah pengembangan kepemimpinan yang disiapkan untuk membekali para calon pemimpin perusahaan.

"Program ini telah terlaksana dengan rata – rata jumlah karyawan yang mengikuti sebesar 20 persen per-tahun atau untuk 2019 sebanyak 237 orang peserta," jelas Winardi.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...