Pupuk Kaltim Gandeng TNK dan Benih Baik Tanam 500 Ribu Bibit Mangrove

Pupuk Kaltim Gandeng TNK dan Benih Baik Tanam 500 Ribu Bibit Mangrove
Pupuk Kaltim berkolaborasi dengan Taman Nasional Kutai (TNK) dan Yayasan Benih Baik Indonesia (benihbaik.com), melakukan penanaman 500 ribu bibit mangrove yang berfokus di kawasan Timur Indonesia. Foto dok PKT

jpnn.com, BONTANG - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) berkolaborasi dengan Taman Nasional Kutai (TNK) dan Yayasan Benih Baik Indonesia (benihbaik.com), melakukan penanaman 500 ribu bibit mangrove yang berfokus di kawasan Timur Indonesia.

Kegiatan ini ditandai penanaman serentak di area konservasi Pupuk Kaltim di Telok Bangko, Kelurahan Loktuan Kota Bontang, Minggu (23/7).

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, menyampaikan Community Forest merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan prinsip Environment, Social dan Governance (ESG), dengan mengedepankan aspek perbaikan lingkungan hingga pemberdayaan masyarakat, guna mencapai target dekarbonisasi dan net zero emission melalui inisiasi program secara berkesinambungan.

Community Forest juga langkah aktif Pupuk Kaltim dalam meningkatkan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan, dengan target 10 juta pohon pada 2030.

Inisiasi ini telah berjalan satu tahun terakhir, menggandeng sejumlah pihak seperti Pemerintah Daerah hingga TNI untuk penanaman berbagai jenis bibit pohon di Indonesia.

“Dari target 10 juta pohon yang akan ditanam hingga 2030, sebanyak 6 juta diantaranya merupakan bibit mangrove dengan persebaran di berbagai wilayah bagian timur Indonesia,” ujar Rahmad Pribadi.

Khusus 500 ribu bibit mangrove yang kali ini direalisasikan, 300 ribu di antaranya akan ditanam di pesisir Kota Bontang sesuai kawasan yang ditetapkan Balai TNK, dan 100 ribu bibit di area konservasi Pupuk Kaltim di kawasan Telok Bangko.

Sementara untuk kolaborasi bersama Benih Baik Indonesia, Pupuk Kaltim tidak hanya menanam bibit mangrove, tapi juga buah-buahan jenis mangga harum manis dengan total realisasi sebanyak 110 ribu bibit yang tersebar di Provinsi NTT dan Papua Barat.

Community Forest juga langkah aktif Pupuk Kaltim dalam meningkatkan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan, dengan target 10 juta pohon pada 2030.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News